Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Agu 2016 18:50 WIB

TRAVEL NEWS

Wisata Masjid Cheng Ho di Pasuruan yang Makin Ramai Wisatawan

Zainal Effendi
detikTravel
Masjid Cheng Ho dengan arsitektur yang unik (Zaenal Effendi/detikTravel)
Jakarta - Sejak digarap serius oleh Pemkab Pasuruan, Wisata masjid Cheng Ho makin ramai wisatawan. Di akhir pekan, bisa sampai 200 bus datang ke sana untuk melihat masjid yang unik sekaligus belanja aneka buahan segar.

Tidak hanya wisata alam yang eksotik seperti kawasan Penanjakan untuk menyaksikan sunrise dan Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan juga mempunyai wisata religi yang terintegrasi dengan wisata kuliner. Lokasi wisata itu yakni, Wisata Masjid Cheng Ho yang ada di Kecamatan Pandaan. Setiap hari kawasan wisata yang baru dibangun oleh Bupati Irsyad Yusuf banyak menjadi jujugaan maupun tempat transit wisatawan.

Menurut Camat Pandaan, Suwito Adi sebelum terintegarsi secara meneyluruh wisata religi Masjid Cheng Ho sepi dari pengunjung. Kawasan Pasar buah yang menjual hasil dari Kabupaten Pasuruan juga terlihat kumuh dan kotor. Namun, pemandangan tidak sedap itu mulai tertata dan diintegrasikan dengan Masjid Cheng Ho.

"Sejak kepemimpinan Gus Irsyad (Bupati Pasuruan) kawasan ini mulai dikunjungi masyarakat. Ada yang salat atau istirahat hingga berbelanja oleh oleh buah buahan atau produk UMKM," katanya pada detikTravel, Senin (8/8/2016).

Sejak dibangun menjadi kawasan wisata yang teintegrasi 2014 lalu, pengunjung wisata Masjid Cheng Ho makin membludak. Lahan parkir yang luas maupun penataan sentra pedagang buah semakin tertib dan bersih.


Sentra pedagang buah yang nyaman dikunjungi (Zaenal Effendi/detikTravel)

"Ramainya tidak hanya akhir pekan. Hari biasa juga ramai terlihat dari jumlah bus yang mencapai 50 bus untuk hari biasa dan sekitar 200 an bus di akhir pekan, itu belum kendaraan pribadi," ungkap dia.

Gus Irsyad sapaan akrab Bupati Pasuruan mengatakan saat ini yang menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan adalah mengubah image masyarakat yang menganggap kawasan Pandaan masuk wilayah Kabupaten Malang.

"Dengan adanya Jelajah Wisata bersama komunitas yang berasal dari berbaai latar belakang mulai pelaku hotel, media serta netizen bisa merubah image itu dan meramaikan wisata di Kabupaten Pasuruan," ungkap Gus Irsyad.

Gus Irsyad yang juga adik kandung dari Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf berharap baik wisata alam yang alami maupun buatan serta wisata agro yang dimiliki Kabupaten Pasuruan bisa dikenal masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia.


Makin ramai wisatawan setiap harinya (Zaenal Effendi/detikTravel)

Sebelumnya, puluhan anggota Komunitas BicaraSurabaya melakoni Jelajah Wisata Kabupaten Pasuruan yang didiukung Pemkab Pasuruan. Selama dua hari, anggota komunitas diajak menyaksukan Kebun Pembibitan Kentang dan Ladang Gandum di Desa Ngadiwono, Tosari.

Tak hanya itu, Gus Irsyad juga mendorong komunitas tersebut untuk yang menikmati sunrise dan Gunung Bromo dari Pegunungan Penanjakan. "Penanjakan itu masuk Kabupaten Pasuruan dan spot paling terkeren menikmati Bromo," kata Gus Irsyad saat menerima kedatangan Komunitas BicaraSurabaya pada Sabtu (6/8/2016) pagi kemarin.

Tidak berhenti disitu, para komunitas juga ditunjukkan wisata keluarga yakni Saigon Water Park yang memiliki fasilitas waterpark yang dilengkapi dengan pesawat boeng 737-400 dan kolam renang olympic size yang dilanjutkan berkunjung ke Taman Safari II dan berakhir dengan wisata Masjid Cheng Ho serta ditutup dengan makan malam kepiting Cak Gundul di Pandaan.

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA