"Ini adalah hasil famtrip yang menjadi bagian program Kemenpar di bagian FAMTRIP EMEA dari divisi International Tourism Promotion di bawah Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Amerika dan Afrika, Agustus 2016," terang Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Paris, Eka Moncarre lewat rilis Kemenpar yang diterima detikTravel, Kamis (15/9/2016).
Culture memperkuat positioning Indonesia yang menjadi competitive advantage di level global. hal ini menjadikan kombinasi apik yang memiliki daya pikat luar biasa di benak wisman asal Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara ini diputar lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Namun M6 merasa pertengahan September adalah waktu yang pas untuk promosi Indonesia.
Channel M6 akan menampilkan 5 destinasi yaitu Jakarta, Morotai, Ternate, Tidore dan Manado. Tayangan ini akan diputar 2 kali dalam sehari, tiap pukul 12.40 dan 20.40.
"Tayangan Indonesia akan menjadi bagian dari tayangan tentang Asia dengan judul 'Horizons d'Asie'," kata eka.
Siaran wonderful Indonesia ini akan masuk ke dalam program 'Horizons d'Asie'. Dibawakan oleh presenter kawakan Perancis, Stephane Rotenberg.
Dalam acara ini ada 40 episode yang ditayangkan. Indonesia mendapatkan porsi Asia paling banyak, yaitu 15 episode. Acara ini sudah mengudara di tanggal 13 September 2016.
Komposisi antara keindahan alam (nature) dengan kekayaan budaya (culture) dibuat seimbang. Nature untuk mengisi imajinasi pemirsa yang kasat mata.
Menurut Menpar Arief Yahya, promosi melalui 'serangan udara' atau media itu jauh lebih efektif karena ditonton oleh jutaan pasang mata. Dia berharap edisi digitalnya, juga di-upload di Youtube dan berbagai platform media sosial yang lain.
"Bentuknya bisa VoD, video on demand yang dipasang di media online mereka. Kita bisa lihat, seberapa efektif, dilihat dan diperhatikan berapa juta orang? Berapa lama durasi melihatnya? Dan sebagainya!" kata Arief.
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
Kecelakaan Argo Bromo Anggrek-KRL, DPR: Ada yang Nggak Beres di Tata Kelola KA