Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Anugerah Pesona Indonesia 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2016) malam. Di hadapan para gubernur-gubernur dan pemda dari berbagai penjuru Nusantara, dia menegaskan pentingnya peran digital dan anak muda untuk promosi pariwisata.
"Sekarang semuanya digital. Lifestyle berubah, kalau Anda nggak pakai digital berarti Anda tua. Kita mulai dari situ, dan anak-anak muda lebih mudah menggunakan digital," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"70 Persen dari wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara (dalam negeri-red) mencari destinasi lewat digital. Efektivitasnya 4 kali dari konvensional. Saya saja kalau mau pergi ke satu tempat pasti cari dulu di internet," papar pria asal Banyuwangi tersebut.
Lantas untuk anak muda, Arief berpendapat kalau anak-anak muda akan dengan senang hati mempromosikan suatu destinasi Indonesia khususnya di daerahnya. Jadilah digital dan anak muda, dapat sebagai 'alat' promosi pariwisata yang terbaik.
"Gunakan digital, gunakan anak-anak muda. Di sekolah di daerah-daerah di sekolah sudah banyak internet, minta anak mudanya pasti mau," pungkasnya. (aff/krn)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama