Bukan hanya memotret setiap sudut keindahan yang ada di sebuah destinasi saja, namun saat liburan kamu juga wajib punya foto ciamik. Entah untuk dipajang di kamar atau untuk jadi foto profil di sosial media.
Namun jenis fotonya tidak seluruhnya seragam. Ada yang suka bergaya serius, ada juga yang bergaya gila. Seperti contoh seorang traveler bernama Uyung senang sekali berfoto sambil memeluk. Bukan memeluk orang, melainkan memeluk pohon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tipe yang kalau jalan-jalan suka memeluk pepohonan. Rasanya damai, sejuk, dan menenangkan," ungkapnya kepada detikTravel, Kamis (22/12/2016).
Senada dengan Uyung, ada Fathia yang punya foto khas yaitu meloncat. Menurutnya foto loncat saat liburan menggambarkan kebahagiaan.
"Aku mandatorinya foto loncat, kesannya girang aja gitu," tuturnya.
Mirip dengan dua traveler di atas, ada juga Herviana yang senang foto sesukanya saat traveling. Menurutnya, dengan berfoto seperti itu, akan tersampaikan betapa bahagianya liburannya.
"Aku foto ceria suka-suka, biar keliatan sesenang apa sama tempat atau objek lain di foto itu," katanya.
Nah, traveler bernama Vira dan Farchan memiliki gaya yang berbeda. Mereka senang dengan foto serius atau yang biasa disebut ala OOTD (outfit of the day).
Alasan Farchan sederhana, karena ingin mengikuti zaman.
"Karena itu sebuah kontemplasi dan cara pamer masa kini," kata Farchan.
Sementara menurut Vira, ia tak bisa berpose yang aneh-aneh maka dari itu ia memilih pose serius atau istilahnya, foto kece.
"Foto serius atau niat yang paling sering dilakuin. Apalagi kalau ke tempat baru dan belum banyak orang yang tahu," ungkapnya.
Sementara Hestia bisa melakukan keduanya. Menurutnya, foto serius atau sesuka hati, tergantung akan diposting di mana.
"Kalau foto keren biasanya dipasang di Instagram, kalau foto seadananya, atau sesukanya dipasang di Path karena isinya teman-teman dekat," katanya.
Nah, kalau kamu suka foto yang seperti apa? (shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama