"Masih dalam penyelidikan," ujar Kepala UPTD Kawasan Konservasi Laut Raja Ampat, Adrianus Kaiba kepada detikTravel, Senin (6/2/2017).
Sebagaimana diketahui, tiga karang di Pulau Kri di Raja Ampat dicorat-coret dengan cara digurat oleh penyelam yang tidak bertanggung jawab. Terdapat tiga coretan yang bertuliskan 'Welcome To Steven', 'Nikacsa' dan 'Haja Andez (namun nama Andez kurang terbaca jelas)'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara sedang dicek dan belum ada konfirmasi dari tim. Kami dengan Dinas Pariwisata Raja Ampat masih menyelidiki," tutur Adrianus.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya terihat geram dengan kasus perusakan karang di Raja Ampat. Dia sudah mendapat informasinya dari Dinas Pariwisata Raja Ampat dan berharap agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali.
"Pelakunya harus ditemukan agar hal ini tidak mudah dilakukan dan tidak terulang lagi. Ektremnya ya, kalau tidak ketemu, saya yang cari orangnya," ujarnya kepada awak media pekan lalu di gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jumat (3/2) malam kemarin. (aff/aff)










































