Tepat pada sore ini, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Cap Go Meh Bogor Street Fest 2017 di Jalan Suryakencana, Bogor. Lukman mewakili Presiden Jokowi yang berhalangan hadir.
Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Walikota Bogor Bima Arya, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (DP3N) Kemenpar, Esthy Reko Astuty, perwakilan pemuka lintas agama, serta segenap tamu undangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bogor, Bima Arya juga mengucapkan hal yang sama. Menurut Bima, acara Cap Go Meh ini bukanlah acara agama, melainkan acara budaya yang terbuka untuk semua orang dari berbagai kalangan.
"Ini bukan acara agama, tapi untuk merayakan kebersamaan, melihat gotong royong di sini, warga latar belakang berbeda bersama-sama menikmati kebersamaan di sini, Bogor yang penuh cinta," ujar Bima.
Menag Lukman Hakim bersama Bima Arya di panggung utama (Randy/detikTravel) |
Ditambahkan oleh Bima, bahwa perayaan Cap Go Meh ini menjadi bukti akan citra Bogor yang toleran dan mengutamakan persatuan. Khususnya di tengah gejolak bangsa yang sedang diterpa oleh isu SARA yang mengganggu keharmonisan bangsa Indonesia.
"Mari kita rayakan kebersamaan kita dari keberagaman yang ada di Kota Bogor, kita fokus persamaan dan tidak kita besarkan perbedaan. Saya mengajak warga Bogor yang saya cintai, kita jadikan 2017 sebagai tahun cinta, maju Kota Bogor, persamaan ada d atas segalanya. Sampurasun!" ujar Bima.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Panitia Cap Go Meh Bogor Street Fest 2017, Arifin Himawan. Sekiranya acara budaya Cap Go Meh dapat menjadi pesta pemersatu rakyat. Bahwa budaya dapat mempersatukan Indonesia dan Bogor yang lintas agama dan multi etnis.
"Pada hari ini kita sama-sama menyaksikan perayaan rakyat Kota Bogor yang bertepatan dengan Cap Go Meh, inilah wujud bersama, bagaimana lintas agama bisa berada di tempat ini sore ini," ujar Arifin.
Setelah pembukaan, acara pun dilanjutkan dengan pengucapan doa oleh pemuka dari enam agama berbeda. Satu per satu, para pemuka agama mengucap doa masing-masing. Masyarakat pun ikut berdoa sesuai agama dan kepercayaannya secara bergiliran. Sungguh sejuk.
Usai acara doa, tarian Kilin pun mulai menggoyang panggung utama di Jalan Suryakencana. Alunan gong dan musik tradisional pun semakin memeriahkan tarian. Setelah itu, Menag pun membuka acara yang disambut oleh kirab budaya yang menampilkan berbagai kesenian budaya Indonesia.
Bagi traveler yang tengah berada di Bogor dan ingin menyaksikannya, bisa datang langsung ke Jalan Suryakencana. Acara akan dilanjutkan dengan pawai Joli Dewa-dewa hingga pukul 23.00 WIB nanti malam. (rdy/wsw)












































Menag Lukman Hakim bersama Bima Arya di panggung utama (Randy/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang