Benjamin Ingel (13) tak menyangka tamasyanya ke pantai di kawasan Knysna, Western Cape, Afrika Selatan, berujung menemukan fosil yang langka. Dilihat detikTravel dari Knysna Plett Herald, Senin (20/2/2017), Ben datang ke pantai itu sekitar dua tahun yang lalu.
Saat itu ia menikmati bermain pasir di tepi pantai yang cantik, serta berjalan kaki santai menyusuri tepian bersama sepupunya. Ketika berjalan di tepi pantai itulah, ia mengambil sebuah batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan Lonely Planet, Ben membawa pulang batu yang tak biasa itu dan menunjukkannya kepada keluarga. Anak laki-laki ini bersemangat dengan temuannya, berharap ada yang memberi penjelasan sebenarnya benda apa yang ia temukan itu.
Ibu dan nenek Ben menganggap benda tersebut hanyalah plastik biasa. Namun tidak begitu dengan sang kakek. Dia tertarik untuk mencari tahu apa yang ditemukan cucunya. Kemudian ia menunjukkan batu itu ke temannya dan ahli geologi.
Ben dan kakeknya kemudian diundang ke Museum Albany di Grahamstown, Afrika Selatan dan diberitahu bahwa seorang ahli paleontologi akan memeriksa lebih lanjut spesimen tersebut. Dua tahun kemudian, sekitar awal Februari 2017 hasilnya keluar.
Tak disangka, benda yang dikira batu biasa itu rupanya fosil gigi dinosaurus yang usia lebih 120 juta tahun. Itu merupakan gigi Allosaurus yang hidup di akhir zaman dinosaurus.
Dikutip dari Aol, temuan Ben itu merupakan fosil pertama yang ditemukan di wilayah Knysna. Setelah mendengar kabar tersebut, para ahli dari berbagai negara seperti Belgia tertarik datang ke Knysna untuk melakukan penelitian terkait penemuan fosil gigi dinosaurus itu. (krn/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama