Aset bangunan berupa rumah hunian milik Pemkab Banyuwangi, Vila Wisata Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi siap di serahkan ke pihak swasta untuk disewakan. Pilihan ini diambil supaya mempermudah pengelolaan aset pemda dan menambah sumber pundi-pundi rupiah untuk penghasilan asli daerah (PAD) Banyuwangi.
"Ada swasta yang berminat untuk mengelola, kalau 'diswastakan' akan lebih terawat dan menghasilkan PAD," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ketika meninjau Vila Wisata Osing di Desa Kemiren, Rabu (21/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dilema dulu ya, tadinya mau diurus pemda sendiri. Tapi kalau kita kelola sendiri jadi kurang terurus seperti sekarang. Kelambatan pemda mengurus ini karena keterbatasan anggaran, jadi lebih baik diswastakan seperti Hotel Blambangan gitu," paparnya.
Pantauan detikTravel di lokasi, bangunan Vila Wisata Osing ini tinggal tahap penyelesaian akhir. Seperti mempercantik taman dan merawat kebersihan bangunan. Lokasinya terletak di desa yang penduduknya merupakan masyarakat Suku Osing, suku asli Banyuwangi. Lokasinya sekitar 8-10 km dari dari pusat Kota Banyuwangi. Jika ditempuh dengan kendaraan pribadi, hanya sekitar 15 menit dari pusat kota.
Ditemui dilokasi yang sama, Kepala Badan BPKAD, Samsudin menambahkan sedikitnya ada dua investor nasional yang serius untuk menyewa dan mengelola puluhan kamar villa yang dibangun sejak 2013 dan selesai 2016 lalu tersebut. Keputusan akan dikelola swastakan kepada siapa, menurutnya akan diputuskan tak lebih dari sebulan kedepan.
"Dalam sebulan ini akan ada keputusan. Sistemnya sewa pertahun. Sama seperti pengelolaan sewa Hotel Blambangan, pemda dapat Rp 350 juta setahun," tutupnya. (rdy/msl)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh