Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 07 Mar 2017 07:28 WIB

TRAVEL NEWS

Migas Menurun, Kemenpar Genjot Promosi Wisata Pulau Rupat Utara, Riau

Chaidir Anwar Tanjung
detikTravel
Foto: dok Pemprov Riau
Foto: dok Pemprov Riau
Bengkalis - Rupat utara merupakan salah satu pulau cantik penghasil migas di Riau. Migas turun, kini Rupat utara genjot pariwisata untuk naikkan perekonomian.

Hal tersebut dikatakan Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata, Tasbir, saat memberikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pariwisata se-Provinsi Riau. Menurutnya, Pulau Rupat Utara merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang tercantum dalam Peraturan Presiden (PP) nomor 50 Tahun 2011.

"Pulau Rupat Utara memiliki pasir putih sepanjang 17 kilometer dengan kondisi pantainya yang sangat bersih. Saya sendiri telah melihat langsung kondisnya," kata Tasbir di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, dalam dalam keterangan resminya kepada detikTravel, Selasa (7/3/2017).

"Hal ini sangat bagus untuk dikembangkan agar dapat meningkatkan target kunjungan wisatawan. Maka dari itu akan diperbanyak penginapan sederhana, membuat paket wisata serta menciptakan keamanan, ketertiban dan kebersihan. Ini merupakan modal awal untuk mengembangkan destiniasi pariwisata di Rupat utara," imbuh dia.

Dinas Pariwisata di Provinsi Riau pun dipersilakan berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata. Pihaknya ingin bersama-sama mengembangkan pariwisata sebagai tujuan tercapainya target kunjungan wisatawan yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Provinsi Riau, kata Tasbir, memang dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Namun, saat ini sektor migas dan batu bara secara nasional pertumbuhannya semakin menurun. Di sisi lain yang dapat ditingkatkan nilai ekonominya adalah sektor pariwisata.

"Pemerintah dan masyarakat Riau jangan terlalu berharap lagi dengan kondisi sektor migas, mari bersama-sama kita kembangkan sektor pariwisata guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Migas di provinsi Riau sebentar lagi akan habis, masyarakat Riau harus bangkit, jangan terlena dengan kondisi masa lalu, mari kita bangkitkan kepariwisataan di Riau," urai Tasbir.

Menanggapi hal tersebut, para kepala Dinas Pariwisata se-Provinsi Riau pun menyambut dengan tangan terbuka. Dengan jargon 'No More Oil and Gas Let's Star Tourism' dua pihak ini berkomitmen mengembangkan pariwisata di Provinsi Riau.

Selain dihadiri oleh para Kepala Dinas Pariwisata se-Provinsi Riau, rapat teknis juga dihadiri Direktur Hubungan antar Lembaga Dalam Negeri Badan ekonomi Kreatif, Hasan Abud, dan Kasubdit Alokasi Pendanaan Pemerintah Pusat Bidang Ekonomi Maritim dan Sumber Daya (Bappenas) RI Eka Chandra Buana. (bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA