Ketika akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 1 Maret lalu, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammed al-Shuibi menyatakan kunjungan Raja Salman ke Bali hanyalah untuk berlibur. Tidak ada kunjungan kenegaraan, tidak ada agenda bertemu media dan tidak akan menganggu aktivitas wisata di Pulai Dewata.
"Kita juga tidak akan menutup tempat di Bali itu. Semua akan berjalan dengan normal dan selama kunjungan di sini kita berkomitmen untuk tidak mengganggu kegiatan masyarakat secara umum," tegasnya kantor Kedubes Arab Saudi, Jalan HR Rasuna Said Kav B-3, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2) silam.
Pantauan detikTravel di Bali selama waktu liburan Raja Salman, 4 sampai 12 Maret, aktivitas wisata di Bali berjalan seperti biasa. Para rombongan Raja Salman tidak mendapat pengawalan khusus. Paling-paling hanya beberapa petugas kepolisian berjaga-jaga dan itu pun tidak mencolok amat.
Seperti ketika di Pantai Pandawa, 3 orang dari rombongan Raja Salman berwisata layaknya turis. Mereka berenang dan bermain kano. Terlihat sangat gembira. Inilah yang diapresiasi oleh Kepala Dinas Pariwisata Bali, Anak Agung Gede Yuniartha.
"Rombongan Raja Salman ini benar-benar luar biasa. Mereka benar-benar berkomitmen tidak bikin macet jalanan," katanya kepada detikTravel, Minggu (12/3/2017).
Anak Agung Gede juga menyampaikan, para rombongan Raja Salman benar-benar seperti turis pada umumnya. Yang pasti dia berharap, semoga liburan Raja Salman dan rombongannya ke Bali berakhir dengan sangat menyenangkan.
"Kami kagum dengan cara mereka liburan dan mengunjungi tiap destinasi. Sehingga semua aktivitas wisata di Bali berjalan dengan lancar seperti biasanya," tutupnya. (aff/wsw)










































