Pariwisata Bali Jangan Dulu Berpuas Diri

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pariwisata Bali Jangan Dulu Berpuas Diri

Afif Farhan - detikTravel
Kamis, 23 Mar 2017 09:20 WIB
Pariwisata Bali Jangan Dulu Berpuas Diri
Foto: Ilustrasi pantai di Bali (Ardan/detikTravel)
Jakarta - Bali memang membanggakan, baru saja menjadi destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor. Namun, masih ada banyak hal yang harus dibenahi di sana.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Seperti diketahui, Bali baru saja menyabte penghargaan sebagai destinasi terbaik dunia versi situs review online travel, TripAdvisor. Pemilihannya berdasarkan survei, Pulau Dewata pun mengungguli destinasi tersohor lainnya di dunia seperti London atau Paris.

Namun, Arief meminta jangan berpuas diri dulu. Ada faktor '3A' yang harus diperhatikan agar pariwisata Bali terus menjadi yang nomor satu di dunia. Faktor-faktornya itu adalah atraksi, akses dan amenitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aksesnya yaitu udara, darat dan laut. Transportasi udara harus menaikan seat capacity, karena critical success factor di Bali adalah keterbatasan slot. Bandara juga hanya satu, itupun satu landasan pacu," papar Arief kepada detikTravel, Jumat (24/3/2017).

Pelabuhan dan marina di Bali juga harus digodok, agar turis yang naik kapal pesiar dan yacht pun makin nyaman ke Bali. Kemudian, pembangunan pariwisata Bali masih pula tidak merata. Hanya terpusat di bagian selatannya saja.

"Masih ada ketimpangan selatan-utara dan timur-barat. Digitalisasi dan desa wisata harus terus didorong agar semakin kuat. Kalau atraksi wisata di Bali, sudah bagus," terang pria asal Banyuwangi tersebut.

Semoga ke depan, Bali punya dua bandara sehingga semua pesawat tak perlu penuh sesak di Bandara Ngurah Rai. Jalanan dari Bali bagian selatan ke utara juga makin bagus. Hotel-hotel dan resor-resor dapat terbangun di bagian utara, timur dan barat Bali. (aff/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads