Supaya ajang tahunan ini berjalan lebih baik, kementerian lembaga terkait pun lebih awal mempersiapkannya. Karena lebih fokus pada pariwisata, Kemenpar akan menjadi ketua nasional seperti diungkapkan dalam jumpa pers di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta hari ini.
"Rakor pertama yang menjadikan Sail di Sabang pada tahun 2017 ini telah diputuskan September tahun lalu. Keputusan rakor hari ini mengenai, lokasi puncak, logo secara resmi, dan tema," kata Safri Burhanuddin, Deputi IV Bidang Kordinasi SDM, Iptek, dan Kemenkomaritim, mengawali konferensi pers, Rabu (29/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyambut pernyataan Safri, Dadang Rizki Ratman sebagai Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Investasi Kemenpar menyebut bahwa Sail Sabang akan dimulai dai akhir November hingga awal Desember. Agendanya akan berlangsung seminggu dan akan menyasar pada pengembangan destinasi di Sabang.
"Mulai dari sekarang bisa ditulis bahwa acara ini akan dimulai dari tanggal 28 November hingga 5 Desember dengan puncaknya di hari terakhir," kata Dadang.
"Agendanya pra sail hingga ke pasca. Sail ini pengembangan destinasi Sabang. Jadi festival yang satu minggu lamanya ini akan seterusnya kita kembangkan sehingga orang tertarik ke sana," urai dia menambahkan.
Efek pelaksanaan Sail Sabang kata Dadang tidak hanya bagi pulau itu saja. Namun akan membantu perkembangan pariwisata di Aceh secara umum.
"Bukan hanya Sabang yang akan terekspose, tapi juga Banda Aceh dan sekitarnya. Maka kita undang pula secara khusus negara-negara yang telah membantu perbaikan Aceh pasca tsunami. Itu bagian acaranya," jelas Dadang.
Demi kesuksesan Sail Sabang, pihaknya terus bergerak mempromosikan ke luar negeri. Selama ini yang pada tiap tahunnya Sabang hanya dikunjungi sekitar 12 ribu-an turis diharapkan akan melonjak pada gelaran ini.
"Di sana ada wisata pantai, menyelam, dan yacht. Jadi target kita 3 kali lipat atau 30 ribuan. Promosi sudah digencarkan dengan menempelkan atraksi, serta akses, sudah kita perbaiki. Dari segi SDM, kami sudah kerjasama dengan pemda Aceh untuk menyiapkan guide menyelam dan sebagainya," pungkas dia. (msl/aff)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Kesaksian Turis dalam Kejadian Penembakan di Situs Bersejarah Meksiko