Bali memang sudah mendunia dan menjadi salah satu gerbang masuk utama wisatawan asing ke Indonesia. Jika ada akses yang mudah dari Bali ke Wakatobi, bukan tidak mungkin ada banyak wisatawan yang mau melanjutkan perjalanan ke Wakatobi setelah singgah di Bali. Begitu pula dari Manado yang kini tengah banyak digemari wisatawan China.
"Kita berharap Pulau Bali sebagai pintu masuknya, termasuk Manado yang baru-baru ini kerjasama dengan Pemerintah China. Diharapkan ada distribusi ke kawasan lain seperti Wakatobi, Takabonerate, Pulau Buru, dan lain sebagainya," ujar Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam dalam Launching Calendar of Event Wakatobi 2017 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis malam (20/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menhub yang baru juga sudah setuju bahwa akan ada flight reguler dari Bali ke Wakatobi direct, yang kedua dari Manado setuju," tutur Arief.
Selain itu, untuk mempermudah mobilitas turis menjelajahi sekitar Wakatobi yang berupa kepulauan, nantinya akan dihadirkan seaplane seperti di Anambas.
"Seaplane, jadi antara Wakatobi nggak perlu 3-4 jam. Jadi hanya 15 menit. Sudah kita coba di Anambas, semoga bisa di Wakatobi," kata Arief.
Jika akses penerbangan Wakatobi dan sekitarnya lebih mudah, tentu bisa membantu meningkatkan jumlah kunjungan turis. Di mana target kunjungan turis ke Wakatobi hingga 2019 nanti mencapai 500 ribu.
"Kalau ada satu pesawat untuk keliling wilayah ini, pasti banyak yang datang ke Wakatobi," kata Nur Alam. (krn/aff)












































Komentar Terbanyak
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung