Dilansir dari CNN, Rabu (24/4/2017) seorang pria bernama Motaparthi Vamshi Krishna di India tepatnya di Kota Hyderabad diringkus oleh kepolisian setempat. Sebabnya, dia memberikan informasi palsu terkait pembajakan pesawat di Hyderabad, Chennai dan Mumbai.
Ceritanya begini, Krishna yang berusia 32 tahun punya pacar yang dikenalnya lewat online. Pacarnya pun ingin membawa hubungan mereka berdua lebih lanjut, kemudian mengajak jalan-jalan ke Chennai dan Mumbai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isi emailnya yang mana Krishna mengaku sebagai wanita, dia bilang mendengar 6 orang sedang merencakanan pembajakan pesawat di Kota Hyderabad, Chennai dan Mumbai. Kepolisian yang menerima email tersebut lantas memperketat pengamanan di bandara-bandaranya.
Namun, akal bulus Krishna terbongkar juga. Setelah mengetahui laporan yang dibuat Krishna palsu, pihak kepolisian pun memburunya. Didapatlah lewat email yang dibuat serta rekaman CCTV dari warnet tempat Krishna mengirim email.
Krishna akhrinya diringkus tanpa perlawanan. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hukuman penjara 5 tahun pun menanti di pengadilan.
"Dia tidak memiliki uang, tapi jika membatalkan liburan bersama pacarnya, harga dirinya akan jatuh," ujar Wakil Komisaris Kepolisian Hyderabad, B Limba Reddy.
Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah kata yang pas buat nasib Krishna. Sebab selain harus berurusan dengan polisi, dia ternyata sudah punya anak istri. (aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama