Seperti diketahui, Rabu kemarin sekitar pukul 09.00 WITA seorang turis dari negara tetangga diserang oleh seekor Komodo di Kampung Komodo. Akibat gigitan Komodo, kaki pria itu robek dan harus dijahit. Kabar yang beredar, turis itu diketahui tidak membayar jasa ranger dan malah berkeliaran sendiri.
Padahal aturannya, setiap traveler yang datang ke Pulau Komodo harus didampingi minimal oleh satu ranger untuk alasan keamanan. Mengetahui kabar tersebut, Menpar Arief Yahya pun sangat menyayangkan kecelakaaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pihak Kemenpar, Arief mengaku kalau ia masih memantau kondisi turis tersebut dan perkembangannya. Apabila dilihat dari kronologisnya, kecelakaan itu sepertinya memang murni kelalaian sang turis yang datang dan berkeliaran di Pulau Komodo tanpa pemandu.
"Akhirnya bayar juga, tapi tidak didampingi oleh pemandu, tapi kita terus monitor," tutup Arief.
Kondisi terakhir, turis itu tengah diungsikan ke rumah sakit di Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun