Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 02 Jun 2017 15:15 WIB

TRAVEL NEWS

Bali Vs 10 'Bali Baru'

Afif Farhan
Redaksi Travel
Desa Penglipuran, salah satu desa wisata di Bali (Dikhy Sasra/detikFoto)
Desa Penglipuran, salah satu desa wisata di Bali (Dikhy Sasra/detikFoto)
Jakarta - Pemerintah sedang gencar-gencarnya mengembangkan 10 'Bali Baru'. Bali sendiri tidak mau kalah dan enggan terlena, siap bersaing secara sehat.

10 Bali Baru merupakan sebutan bagi 10 Destinasi Prioritas yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi, melalui Kementerian Pariwisata. 10 Bali Baru itu adalah Danau Toba, Tanjung Lesung Banten, Tanjung Kelayang, Borobudur, Kepulauan Seribu dan Kota Tua, Bromo - Tengger – Semeru, Wakatobi, Morotai, Labuan Bajo dan Mandalika.

10 Bali Baru itu dipilih karena punya potensi wisata yang berkelas, serta pengembangan fasilitas wisata dan aksesnya tinggal dipoles lagi. 10 Bali Baru bertujuan, agar turis yang datang ke Indonesia tidak melulu ke Bali.

Apa yang dilakukan pemerintah pun mendapat sambutan positif, termasuk juga dari Kepala Dinas Pariwisata Bali, Anak Agung Gede Yuniartha. Di lain sisi, dirinya tidak akan tinggal diam saja dengan munculnya 10 Bali Baru.

"10 Bali Baru itu bagus semua. Bagi kami, kalau Bali tidak mengembangkan destinasi yang dipunya bisa malah tertinggal nanti," ujarnya kepada detikTravel, Jumat (2/6/2017).

BACA JUGA: Jokowi dan Optimisme Pariwisata Indonesia

Anak Agung Gede menjelaskan, Dinas Pariwisata Bali pun akan terus membuat suguhan baru bagi para turis. Salah satunya, dirinya sudah meminta PHRI (Persatuan Hotel Restaurant Indonesia) agar menawarkan paket hometsay pada turis yang bermalam.

"Jadi begini, ada turis yang bermalam 3 hari di satu hotel. Nah hari terakhir, dia dapat paket tidur di rumah penduduk di desaa-desa wisata dan melihat kehidupan orang Bali dari dekat dari melek sampai merem (tidur). Itu sangat menarik," jelasnya.

"Sangat menarik melihat kehidupan orang Bali, semua ada maknanya. Tidak sekadar tidur di rumah penduduk, namun ada pengalaman yang bisa didapatkan. Sekaligus, nantinya bakal ada pemauskan untuk desa-desa wisata juga. Turis nggak cuma ke Kuta lagi Kuta lagi," tambahnya.

Dinas Pariwisata Bali hingga kini terus mengkaji ide tersebut dan menawarkannya kepada PHRI. Tentu hal tersebut patut diacungi jempol. Bali sadar diri kalau sudah ada pesaing, maka siap-siap membuat terobosan baru.

Itu akan membuat persaingan sehat dalam bidang pariwisata. Membuat tiap destinasi makin berlomba, menjadi yang paling menarik untuk turis. Membuat inovasi terus menerus, sehingga pariwisata Indonesia akan lebih banyak 'warnanya'. Setuju? (aff/aff)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED

Mengenal Singa Laut di Ancol

Senin, 23 Okt 2017 10:30 WIB

Siapa yang tak kenal dengan Gelanggang Samudra Ancol? Berganti nama menjadi Ocean Dream Samudra, kamu bisa melihat pertunjukkan Singa laut dari dekat.

Kebun Binatang Mini ala Ancol

Senin, 23 Okt 2017 09:30 WIB

Selain wahana permainan, Ancol juga punya wisata edukasi tentang binatang. Berada di Faunaland, kamu bisa belajar tentang hewan-hewan langka dunia.