Traveler Indonesia Diminta Hindari London Bridge & Borough Market

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Traveler Indonesia Diminta Hindari London Bridge & Borough Market

Danu Damarjati - detikTravel
Minggu, 04 Jun 2017 11:50 WIB
Traveler Indonesia Diminta Hindari London Bridge & Borough Market
Foto: Reuters
Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London mengimbau kepada WNI agar menjauhi lokasi serangan teror, yaitu London Bridge dan Borough Market, sampai kondisi benar-benar kondusif.

Saksikan video 20detik mengenai Kecaman Netizen atas Serangan Teroris di London di sini:


Di situs resmi KBRI London, peringatan agar warga Indonesia menjauhi lokasi serangan juga dicantumkan. Warga Indonesia diminta waspada terhadap situasi ini.

"KBRI London terus memonitor dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait UK terkait perkembangan insiden tersebut. KBRI London menghimbau masyarakat Indonesia di London untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari area-area tersebut," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Area yang dimaksud adalah lokasi terjadinya teror yakni di London Bridge dan Borough Market. Semalam juga terjadi peristiwa serangan di Vauxhall, namun polisi London memastikan serangan terakhir tidak terkait teror di dua tempat pertama.

KBRI mempersilakan warga Indonesia untuk menghubungi nomor KBRI London apabila ingin mengabarkan adanya korban atau menghadapi masalah terkait serangan teror ini. Nomor hotline KBRI London adalah +44 7881221235.

Dua serangan teror terjadi pada Sabtu (3/6) malam. Teror pertama terjadi London Bridge sekitar pukul 22.08 BTS. Sebuah van berwarna putih yang bergerak dari utara menuju selatan tiba-tiba naik ke atas trotoar dan menabrak pejalan kaki yang tengah melintas.

Sejumlah pria kemudian keluar dari dalam van putih itu, lalu membuat teror lanjutan dengan menusuk-nusukkan pisau ke para pejalan kaki. Setidaknya dua korban dilaporkan tewas karena insiden ini.

Kemudian teror kedua terjadi di Borough Market. Teror kedua ini terjadi pukul 23.43 WIB.

Dipastikan ada 6 korban tewas dalam insiden ini. Dari pihak pelaku ada 3 orang tewas. (dnu/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads