"Sesungguhnya, Masjidil Haram merupakan pusat pariwisata umat Muslim terbesar di dunia. Lihat hotel di sekitarnya, maaf ya itu yang punya non Muslim seperti Hilton dan Sofitel," Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam acara Silaturahmi dan Dialog Menteri Pariwisata dengan Forum Wartawan Pariwisata di Bakmi Naga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (20/6/2017) malam.
Arief menjelaskan, beberapa waktu lalu dirinya bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga selaku Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia. Dia ingin mengembangkan 100 masjid di Indonesia menjadi destinasi wisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arief, orang-orang traveling juga karena keyakinan pribadi, seperti merajuk pada Masjidil Haram. Oleh sebab itu, selain beribadah alangkah baiknya masjid menawarkan kenyamanan dan pengalaman menarik bagi para wisatawan yang singgah ke sana.
"Lihat Masjidil Haram, di pusat Arab Saudi sudah seperti itu persis sebagai destinasi wisata ada akses dan akomodasi. Mengapa kita tidak melakukannya?" tutup Arief. (aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh