"Kita usahakan ada direct flight (penerbangan langsung). Paling lambat akhir tahun ini," ujar Wahid dalam jumpa pers yang berlangsung di Kantor Kemlu, Jl Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017).
Wahid menyebut penyediaan direct flight sangatlah penting. Menurutnya tak adanya direct flight membuat turis Rusia yang datang ke Indonesia jauh lebih sedikit jika dibanding dengan negara Asia Tenggara lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahid mengakui bahwa turis Rusia yang datang ke Indonesia saat ini memang mengalami peningkatan. Namun, ia menyebut peningkatan tersebut masih kurang.
"Tahun ini kita ditarget capai 100 ribu wisatawan. Pada April tahun ini memang sudah ada 45 ribu, saya kira sampai akhir tahun target itu bisa terpenuhi bahkan bisa melampaui. Tapi jumlah ini masih kurang, jika dibanding negara-negara lain. Makanya harus kita lakukan pengembangan, salah satunya dengan menyediakan direct flight itu," tuturnya.
Ia mengatakan rencana awalnya, direct flight tersebut akan mulai dilaksanakan pada Agustus tahun ini. Namun kepastian rencana tersebut masih dalam pembahasan lebih lanjut.
"Awalnya kita rencanakan Agustus tahun ini. Saya kira Agustus bisa penerbangan Garuda ini sudah fix. Tinggal teknis di lapangannya saja. Minimal harus bisa tahun ini," kata Wahid.
Wahid menerangkan rencananya direct flight ini akan disediakan sebanyak tiga kali dalam seminggu. Ia menyebut dua di antaranya akan bertolak dari Denpasar, Bali.
"Karena market kita masih di sana (Bali). Tapi satu penerbangan lainnya dari Jakarta. Ini rencana yang sudah kita bicarakan sekian tahun lalu ya, tapi memang mulai serius dibicarakan setelah Festival Indonesia tahun lalu, karena trennya naik kan," katanya.
"Jadi nanti malam saya mau ngobrol sama pihak Garuda. Saya mau nagih aja kapan terbangnya. Kalau teknis di lapangan ya kita bantu ya. Ini kesempatan 100 ribu orang datang ke Indonesia, kita juga partner dengan media besar di sana jadi coverage-nya besar sekali," imbuh Wahid. (hld/aff)












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?