Lewat KATF (Kereta Api Travel Fair), pihaknya ingin semua orang bisa mengeksplor Indonesia melalui kereta. Lebih-lebih, kereta-kereta ini memang berada dan berjalan di dalam negeri saja.
"Program pariwisata jelas ada. Bulan depan di Jember kita akan eksis di karnaval fashionnya. Kita undang Menpar ikut membuka acara ini. Kami concern program pariwisata. Kami ada tim di KAI untuk sinergi dengan Kemenpar," ujar Direktur Pengelolaan Prasarana PT KAI, Bambang Eko Martono di Jakarta Railway Center, Jakarta, Rabu (26/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diharapkan sejumlah lebih dari 600 ribu lembar tiket terjual dalam KATF. Hal itu memungkinkan semua yang bepergian menambahkan pemasukan bagi daerah yang dikunjungi.
"Menyoal target itu, kata Mukti kemungkinan akan tercapai semua. Kita berharap ada market baru untuk pengguna baru yang nilainya Rp 120 M kalau laku semua," kata Mukti.
"Mereka sebelum membeli bisa mengeksplor wisata yang ada di destinasi menggunakan teknologi VR di stan KAI. Jadi lebih real ke wisata," imbuh dia.
Oleh karenanya, KATF ingin menjaring target market baru. Pihaknya ingin penumpang baru merasakan kenyamanan naik kereta seperti apa, dan bila berkesan positif diharapkan bisa traveling naik kereta lagi. (bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib