Kearifan lokal setiap daerah memang menarik untuk disimak. Salah satu contohnya adalah ritual adat Buang Jung, yang biasa digelar di daerah Toboali, Bangka Selatan, Provinsi Babel. Ritual adat ini pun seakan jadi 'gong' yang menutup gaung acara Toboali City On Fire (CTOF) 2017.
Yang menarik dari ritual adat Buang Jung ini adalah soal nilai-nilai kelestarian alam yang terkandung di dalamnya. Diceritakan oleh Justiar Noer, Bupati Bangka Selatan, selama digelarnya ritual ini, laut akan 'diistirahatkan' dari aktivitas apapun selama sepekan penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selepas ritual 'larung' kapal itu, para nelayan dan juga Suku Laut 'mengistirahatkan' laut selama satu pekan penuh. 'Istirahat' ini dalam artian, laut dibebaskan dari aktivitas apapun yang dilakukan manusia. Baik itu dari mencari ikan, berenang, dan juga kegiatan yang lainnya.
"Satu pekan dalam setahun, biarkan laut istirahat. Seminggu jangan pergi ke laut. Jangan pergi cari ikan, jangan ambil karang. Di darat juga sama, jangan tebang-tebang pohon, jangan bakar hutan. Messagenya sama," ungkap Justiar Noer.
Nah, selama masa sepekan larangan beraktivitas di laut ini, jangan sampai sekali-sekali traveler melanggarnya. Suku Laut tidak bertanggung jawab kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya tiba-tiba badai atau yang lainnya.
"Messagenya, jangan menguras laut. Biarkan sepekan, nanti ikan-ikannya banyak lagi. Ini kearifan lokal," tutut Justiar Noer.
Traveler yang penasaran, bisa langsung liburan ke Bangka akhir pekan ini. Ritual adat Buang Jung akan hadir di acara Toboali City On Fire 2017, yang digelar selama 3 hari dari 28-30 Juli 2017. (rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh