Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 11 Agu 2017 16:15 WIB

TRAVEL NEWS

Bocah dengan Kelainan Jantung Mimpi Jadi Pilot, Ini yang Terjadi

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
William, bocah dengan kelainan jantung yang mimpi jadi seorang pilot (dok Make-A Wish Foundation)
William, bocah dengan kelainan jantung yang mimpi jadi seorang pilot (dok Make-A Wish Foundation)
Dallas - William Kottas (7), bocah dengan kelainan jantung di AS punya mimpi jadi seorang pilot. Lewat program sebuah yayasan, mimpi William pun berubah jadi kenyataan.

William, yang berasal dari Chicago, AS didiagnosis menderita Congenital Heart Defet (CHD). Ini adalah kelainan struktur jantung bawaan dari lahir yang bisa mengakibatkan penderitanya mengalami gagal jantung tanpa bisa diprediksi sebelumnya.

William bercita-cita suatu saat nanti dia akan menjadi seorang pilot. Dengan keadaan fisiknya yang tidak memungkinkan, William sadar mimpinya hanya akan jadi angan-angan belaka.

Beruntung lewat program Make-A-Wish, dari yayasan bernama sama, cita-cita William dapat terwujud. Meski cuma selama 3 hari saja, tapi itu sudah membuat William senang bukan kepalang.

Dilihat detikTravel dari laman Yayasan Make-A-Wish, Jumat (11/8/2017), kisah William banyak mendapat perhatian traveler. Kisah William bermula dari Captain Pilot Jim Palmersheim, yang mengabulkan keinginan bocah berumur 7 tahun itu. William akan jadi pilot maskapai American Airlines selama 3 hari.

William senang sekali mimpinya jadi pilot terwujud (dok Make-A Wish Foundation)William senang sekali mimpinya jadi pilot terwujud (dok Make-A Wish Foundation)


Petualangan William menjadi seorang pilot diawali dengan terbang menggunakan Boeing 787 Dreamliner dari rumahnya di Chicago menuju ke Dallas/Forthworth, dimana markas American Airlines berada. William terbang bersama seluruh anggota keluarganya.

Sesampainya di Dallas, William langsung diberikan satu stel seragam pilot resmi, lengkap dengan atributnya. Termasuk juga topi, tas, dan kacamata aviator yang kerap digunakan para pilot.

Selama 3 hari itu, William diajak berkeliling dan menjalani latihan layaknya calon pilot betulan. William pun menjajal simulator pesawat sampai latihan evakuasi bila pesawat mengalami gangguan.

Di akhir petualangan, William dianugerahi gelar 'Kapten Pilot'. William pun diajak makan malam bareng bersama para pilot American Airlines bersama dengan keluarga mereka.

William yang lahir tanpa bagian ventrikel kanan jantung, merasa sangat senang karena keinginannya menjadi pilot dapat terwujud.

"Ini keren sekali. Pergi ke Dallas, dapat seragam pilot. Ini menyenangkan sekali!" ucap Wlliam seperti ditulis ABC Australia.

Kisah William memberi inspirasi bagi anak-anak lain agar jangan berhenti bermimpi. Karena bisa jadi di masa yang akan datang, mimpi tersebut bisa jadi kenyataan.

Kamu yang penasaran bisa nonton videonya di bawah ini:


(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED