Makin Ramah Muslim, Korsel Perbanyak Musala & Restoran Halal

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Makin Ramah Muslim, Korsel Perbanyak Musala & Restoran Halal

Kurnia Yustiana - detikTravel
Rabu, 23 Agu 2017 13:10 WIB
Makin Ramah Muslim, Korsel Perbanyak Musala & Restoran Halal
Foto: Salah satu restoran ramah Muslim di Korea Selatan (KTO)
Jakarta - Traveler Muslim yang liburan ke Korea Selatan bakalan makin nyaman. Negeri Ginseng ini tengah meningkatkan jumlah musala serta restoran halal.

Dalam rilis Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kepada detikTravel, Rabu (23/8/2017), beberapa tahun terakhir semakin banyak tempat-tempat wisata yang menyediakan musala. Masjid pun jumlahnya terus meningkat.

Sampai saat ini, terdapat 42 musala yang tersebar di bandara, hotel dan tempat wisata seperti Nami Island, Everland, Seoul Land, Lotte World, COEX, Petite France dan lain sebagainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baru-baru ini, Lotte Department Store Avenuel di Jamsil juga menjadi pusat perbelanjaan pertama yang menyediakan musala. Selain itu, terdapat 15 masjid di Korea, yaitu di Seoul, Gwangju, Pocheon, Paju, Gimpo, Bupyeong, Ansan, Anyang, Daejon, Jeonju, Daegu, Changwon, Busan dan Jeju.

Selain musala, restoran ramah Muslim juga semakin berkembang. KTO telah mengembangkan restoran ramah Muslim dari 135 restoran menjadi 252 restoran.

Restoran ramah Muslim tersebut diklasifikasikan menjadi empat yaitu bersertifikasi halal resmi (halal certified), sertifikasi halal sendiri (self-certified), ramah Muslim
(Muslim friendly), dan bebas babi (pork free).

Restoran bersertifikasi halal resmi adalah yang disertifikasi oleh lembaga sertifikasi eksternal resmi dan hanya menjual menu halal. Restoran bersertifikasi halal sendiri adalah restoran yang pemiliknya menyatakan kehalalan menu yang dijual oleh restorannya.

Untuk ramah Muslim adalah restoran yang sebagian menunya halal. Sedangan restoran bebas babi adalah restoran yang tidak menggunakan babi dalam bahan makanannya.

Sebanyak 45 persen wisatawan Muslim yang traveling ke Korea Selatan adalah dari Indonesia dan Malaysia. Sehingga kedua negara tersebut menjadi pasar wisatawan Muslim terbesar bagi Korea.

Dan penyediaan fasilitas musala serta restoran ramah Muslim adalah bagian dari usaha Korea untuk memberikan pelayanan pariwisata terbaik, agar mengurangi ketidaknyamanan wisatawan Muslim ketika berwisata di Negeri Ginseng itu. (krn/krn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads