Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kemenpar, I Gde Pitana menyebut bahwa sebagian pengeluaran wisman (wisatawan nusantara) itu untuk makanan. Maka dari itu harus ada langkah-langkah untuk menggandenganya.
"Sebanyak 14 persen pembelanjaan wisman adalah untuk kuliner. Jadi ada beberapa hal yang perlu dibahas, bagaimana kuliner berkontribusi menciptakan 13 juta lapangan kerja dan mendatangkan Rp 270 triliun devisa yang ujungnya adalah 20 juta wisman di tahun 2019," jelas Pitana di Hotel Santika Premiere Jakarta, Selasa (19/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Workshop bertema Strategi Pemasaran Wisata Kuliner dan Belanja untuk Wisatawan Mancanegara di Jakarta (Masaul/detikTravel) |
"Pertanyaannya apa orang datang ke Indonesia untuk mencari kuliner atau hal lain, lalu baru mencari kuliner. Apakah primer, sekunder, atau prasyarat," tanya Pitana sebagai bahan diskusi peserta workshop.
Seperti halnya destinasi ketika orang datang mencarinya, wisata belanja sudah berkembang dahulu. Contohnya adalah orang-orang Malaysia datang ke Bandung untuk shopping dan ada pula yang kuliner.
"Memang tidak ada orang berwisata dengan single motivation. Contoh wisman ke Bali dia ke pantai, lalu ke waterboom, setelahnya makan siang. Ketika menyusun strategi wisata kuliner harus ada analisis perilaku turis dalam berkuliner," urai Pitana.
"Maka kita konsep bagaimana yang harus dilakukan tahun 2018 nanti," pungkas dia.
Workshop bertemakan 'Strategi Pemasaran Wisata Kuliner dan Belanja untuk Wisatawan Mancanegara' akan berlangsung selama dua hari. Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan ini seperti Dispar Solo hingga Komunitas Wisata Kuliner Semarang.
(msl/krn)












































Workshop bertema Strategi Pemasaran Wisata Kuliner dan Belanja untuk Wisatawan Mancanegara di Jakarta (Masaul/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok