Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Okt 2017 18:10 WIB

TRAVEL NEWS

Mungkin, Cara Kamu Pakai Bantal Leher Selama Ini Salah

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Ilustrasi bantal leher (Reuters)
Ilustrasi bantal leher (Reuters)
Jakarta - Saat traveling, sering kita melihat wisatawan memakai bantal leher. Tahukah kamu, menurut para ahli, mayoritas dari mereka ternyata masih salah memakainya.

Bantal leher jadi salah satu item yang tidak boleh ketinggalan dibawa saat traveling. Bagi sebagian orang, memakai bantal leher akan membantu tidur jadi lebih nyenyak.

Tapi ternyata, menurut para ahli banyak dari traveler ini yang masih salah dalam memakai bantal leher. Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Rabu (11/10/2017), pasti kebanyakan traveler memakai bantal yang berbentuk huruf 'U' itu di bagian belakang leher.

Padahal, yang benar seharusnya pemakaiannya dibalik. Bantal yang berbentuk huruf 'U' seharusnya diletakkan di bagian dagu, bukan ditaruh di belakang leher.

Menurut Dr Michael Breus, yang dikenal di AS sebagai 'Dokter Spesialis Masalah Tidur' menyebut bahwa untuk kualitas tidur yang lebih nyenyak, seharusnya bantal leher diletakkan di bagian dagu, bukan sebaliknya.

"Satu hal yang saya beritahu ke klien saya adalah, kalau kamu punya bantal berbentuk 'U', kamu haru membaliknya, jadi ujungnya yang berbentuk 'U' ada di bawah dagumu," jelas Dokter Michael.

(Getty Images)(Getty Images)

Alasannya, menurut Michael karena kepala manusia cenderung akan menunduk kalau sedang dalam posisi duduk. Kecenderungan itu akan membuat manusia sering terbangun kalau sedang tidur.

Dengan membalik arah bantal, otomatis kepala kamu akan ditopang dengan bantal yang nyaman, sehingga tidur akan tetap terjaga kualitasnya hingga saat nanti terbangun.

Dokter Michael Breus juga memberikan tips agar traveler merasakan tidur yang berkualitas di dalam pesawat. Menurut Michael, traveler lebih baik memilih kursi yang di dekat jendela daripada di dekat lorong kabin. Alasannya, karena duduk di kursi dekat jendela akan membuat traveler merasakan lebih sedikit guncangan ketika ada turbulensi.

"Duduklah di dekat jendela, kamu bisa menggulung jaketmu atau bantal dan mengaturnya agar kepalamu bisa beristirahat dengan nyaman," imbuh Michael.

Kamu mau coba saran dari Dokter Michael, traveler? (wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED