Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Okt 2017 19:30 WIB

TRAVEL NEWS

Menanti Kapal Pesiar Terbesar se-Asia Berlabuh di Bali

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Foto: (dok Royal Caribbean)
Foto: (dok Royal Caribbean)
Jakarta - Pelabuhan Benoa Bali rencananya akan dikembangkan. Nantinya, diharapkan pelabuhan ini bisa menjadi tempat berlabuh kapal pesiar yang cukup besar.

Royal Caribbean International memiliki kapal pesiar terbesar di Asia, seperti Ovation of the Seas dan Quantum of the Seas, yang dapat menampung sekitar 5.000 penumpang.

Kapal tersebut bisa mengangkut penumpang dari sekitar asia termasuk Hong Kong, China dan Australia. Namun saat ini kapal-kapal tersebut belum bisa berlabuh di Indonesia.

"Hanya beberapa pelabuhan yang bisa menerima kapal sebesar itu. Dan sekarang belum ada tempat di Bali di mana kapal bisa berlabuh," kata Sean Treacy, Managing Director Asia Pacific of Royal Caribbean International, dalam acara Royal Caribbean Internasional media briefing di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Bali menjadi salah satu destinasi potensial untuk wisata kapal pesiar, yang bisa mendatangkan banyak wisatawan asing. Potensi menjadikan Bali pemberhentian dalam rute Singapura ke Australia pun cukup besar karena nama Bali sendiri begitu populer di mata traveler dunia.

"Ada potensi ketika kapal pesiar berlayar dari Singapura ke Australia bisa berhenti di Bali. Beberapa kali dalam setahun kami juga mengadakan pelayaran jarak jauh, bisa ke Bali juga kalau sudah siap (pelabuhannya). Tapi sekarang belum bisa," jelasnya.

Saat ini sudah ada rencana pemerintah untuk mengembangkan pelabuhan di Bali, khususnya Benoa. Royal Caribbean pun menyambut baik pengembangan Pelabuhan Benoa. Diharapkan nantinya kapal-kapal pesiar seperti Ovation of the Seas bisa bersandar di sana.

"Kami sangat gembira pemerintah memperbesar pelabuhan," ucap Sean.

Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel, PT Pelindo III (Persero) tahun ini mulai mengembangkan Pelabuhan Benoa, Bali agar bisa disandarkan kapal pesiar.

Jumlah wisatawan mancanegara maupun domestik ke Bali via jalur laut memang sudah terus meningkat. Pada 2010 tercatat jumlah wisatawan via jalur laut sebesar 13.683 orang dan diperkirakan akan ada 91.325 orang pada 2018.

Presiden Direktur Pelindo III, Ari Askhara dalam acara Sand Breaking Ceremony of The Benoa Tourism Port di Dermaga Timur Terminal Internasional Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin (18/9) lalu mengatakan bahwa permintaan untuk kapal pesiar berlabuh di Benoa sudah cukup tinggi.

"Benoa telah melayani kapal-kapal pesiar tapi hanya yang berukuran kurang dari 300 meter atau 2.500 pax. Sementara permintaan kapal pesiar berukuran 350 meter atau 5.000 pax sudah sangat tinggi. Oleh karena itu, Benoa perlu dikembangkan bersamaan pendalaman, pelebaran alur dan kolam pelabuhan," ucap Ari. (krn/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED