Dalam rilis dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang diterima detikTravel, Rabu (25/10/2017), Kemenpar menggelar kegiatan perjalanan wisata pengenalan (famtrip) dengan mengundang 9 media China untuk mengunjungi Bali. Sekaligus, meyakinkan bahwa Bali aman untuk kunjungan turis terutama dari China.
Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Vinsensius Jemadu mengatakan, isu yang berkembang di China beberapa waktu lalu tentang erupsi Gunung Agung perlu diluruskan kembali dalam upaya mendorong minat kunjungan dari negara tersebut. "Melalui kegiatan famtrip ini kita ingin meyakinkan bahwa Bali benar-benar aman untuk dikunjungi wisatawan," kata Vinsensius.
Sebelumnya Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menjamin bahwa Bali aman untuk kunjungan wisatawan. Pemerintah telah melakukan antisipasi bila terjadi erupsi Gunung Agung, antara lain dengan mengosongkan 'zona merah' dalam radius 12 km dari pusat erupsi. Pemerintah telah membentuk Bali Tourism Hospitality (sebagai crisis center) untuk membantu wisatawan bila terjadi erupsi Gunung Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka pun diyakinkan kalau Bali aman lewat Famtrip (dok Kemenpar) |
Adapun lokasi dari Gunung Agung sangat jauh dari lokasi wisata di Bali. Sampai saat ini, kondisi semua obyek wisata masih normal seperti biasa. Sementara daerah-daerah wisata di Bali masih jauh dari Gunung Agung sekitar 70 km.
Kembali ke Vinsensius Jemadu, dia mengatakan, kegiatan famtrip ini sebagai upaya mendongkrak kunjungan turis ke Indonesia yang tahun ini mentargetkan 15 juta, sebanyak 2 juta turis di antaranya diharapkan datang dari pasar China.
"Media online sangat berpengaruh bagi masyarakat Tiongkok. Kalangan anak muda sebagian besar memanfaatkan media online untuk mendapatkan informasi mengenai pariwisata Bali," katanya.
Mereka pun diajak melihat proses melukis di Bali (dok Kemenpar) |
Para peserta famtrip selama di Bali mengunjungi kawasan wisata pedesaan di Ubud, menyaksikan pertunjukan kesenian di Uluwatu, menikmati kuliner di Jimbaran dan Seminyak, serta menikmati wisata bahari di Tanjung Benoa kemudian dilanjutkan ke kawasan Nusa Dua serta menikamti pantai di Kuta. Sebanyak 9 media China yang ikut dalam kegiatan famtrip ke Bali yakni China News Service (CNS), NetEase(163), Xinhua News Agency, Xinmin Network, Yangtse Evening Post, JiangSu TV, The Paper News, Oriental Guardian, Shanghai Morning Post. (rdy/rdy)











































Mereka pun diyakinkan kalau Bali aman lewat Famtrip (dok Kemenpar)
Mereka pun diajak melihat proses melukis di Bali (dok Kemenpar)
Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan