Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Okt 2017 13:30 WIB

TRAVEL NEWS

6 Tren Traveling Ini Bakal Hits di Tahun 2018

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Ilustrasi tren liburan 2018 (Dok. Thinstock)
Ilustrasi tren liburan 2018 (Dok. Thinstock)
Jakarta - Perkembangan teknologi hingga kesehatan turut berkontribusi pada tren traveling. Inilah 6 tren traveling yang bakal hits tahun 2018 mendatang.

Sebagai salah satu situs pemesanan hotel online terbesar di Indonesia, para ahli di Booking.com kembali memprediksi tren traveling di tahun mendatang.

Lewat press release dari situs Booking.com yang diterima detikTravel, Jumat (27/10/2017), ada sekitar 6 tren traveling yang diprediksi terjadi di tahun mendatang. Berikut di antaranya:

1. Traveling yang serba online

Teknologi akan semakin mempermudah keperluan traveler untuk mencari preferensi destinasi wisata hingga memesan tiket dan akomodasi secara online.

Enam dari 10 traveler (64%) mengatakan mereka ingin mencoba sebelum membeli dengan menggunakan teknologi VR (virtual reality), sementara 50% merasa bahwa rekomendasi destinasi dan aktivitas yang harus dilakukan mendorong mereka untuk berwisata. Pada tahun 2018, teknologi akan semakin memudahkan traveler untuk mengambil keputusan dalam menemukan tempat menginap dan pengalaman terbaik.

2. Wisata sambil nostalgia

Selain mencari pengalaman baru, traveler akan kembali mengunjungi tempat-tempat favorit yang menjadi kenangan di masa kecil sebagai bagian dari perjalanan di tahun 2018.

Popularitas liburan ini berasal dari perasaan nostalgia dan kebahagiaan yang dimiliki akan suatu destinasi. Wisatawan mengungkap, bahwa liburan keluarga memanggil kembali ingatan tentang kenangan terindah. Millennial terlihat lebih sentimental dengan 44% anak berusia 18 sampai 34 tahun tertarik untuk kembali ke destinasi favorit keluarga.

3. Wisata budaya populer

Popularitas sejumlah film serial TV (Game of Throne - red) hingga tulisan para blogger turut menjadi rujukan bagi traveler untuk berwisata tahun 2018.

Membaca blog atau melihat rekomendasi YouTuber akan memicu ide bagi 39% wisatawan untuk melihat lokasi yang terpampang di layar televisi atau monitor. Lebih dari seperlima wisatawan (22%) akan tergoda bepergian untuk menghadiri acara olahraga besar, dengan 43% dari mereka mempertimbangkan musim panas untuk menonton sepak bola di Rusia.

4. Liburan sehat

Sejatinya, kesehatan merupakan harta yang tak ternilai. Slogan itu pun makin relevan pada tahun 2018 mendatang, di mana traveler mulai melakukan liburan sehat.

Hampir dua kali lipat jumlah orang berencana untuk melakukan perjalanan kesehatan dan perawatan pada tahun 2018 dibandingkan tahun 2017 (satu dari 10 di tahun 2017 menjadi hampir satu dari lima di tahun 2018).

Kegiatan liburan sehat yang ditawarkan pun bermacam-macam. Contohnya seperti berikut, mengunjungi spa atau menerima perawatan kecantikan (33%),
bersepeda (24%), kegiatan olahraga air (22%), menjalani liburan detoksifikasi tubuh penuh (17%), melakukan retret yoga (16%), berlari (16%), dan melakukan meditasi (15%).

Berpartisipasi dalam perjalanan kesehatan dan perawatan mungkin juga baik untuk pikiran, karena lebih dari setengah responden (55%) mengatakan
bahwa berlibur adalah momen bagi mereka untuk merenungkan dan membuat pilihan gaya hidup yang lebih baik. Sesuatu yang dapat dengan mudah difasilitasi melalui perjalanan kesehatan dan perawatan.

5. Liburan bareng teman

Tahun 2018 adalah waktunya berwisata bersama teman-teman. Ketika ditanya siapa yang hendak diajak berwisata di tahun yang akan datang, segmen dengan kenaikan terbesar bila dibandingkan tahun 2017 adalah bepergian dengan teman-teman, meningkat dari 27% menjadi 31%.

Di 2018 semuanya adalah tentang pengalaman, jalan-jalan bukan hanya tentang destinasi tetapi juga orang-orang yang penting untuk menciptakan kenangan. Bepergian dengan teman adalah waktu sosial terpenting untuk jauh dari tekanan sehari-hari, mengurangi stres, dan membangun hubungan dengan teman

6. Liburan seperti orang lokal

Pada tahun 2018, liburan seperti orang lokal pun akan sangat populer. Tidak hanya bagi wisatawan yang ingin menginap, tapi juga pemilik rumah yang berpikir untuk mengundang orang lain menginap di tempat tinggal mereka sendiri.

Satu dari tiga wisatawan (33%) mengatakan bahwa mereka lebih suka tinggal di holiday rental (rumah liburan atau apartemen). Seperempat wisatawan mengatakan bahwa penting bagi tuan rumah mereka untuk memiliki pengetahuan lokal yang kuat tentang makanan lokal dan tempat untuk dikunjungi (25%). Namun wisatawan menginginkan fleksibilitas untuk berinteraksi dengan tuan rumah dengan.

Pada tahun 2018, penting bagi wisatawan bahwa tuan rumah mereka tersedia tapi tidak terlalu sombong (30%) dan satu dari 10 (12%) menginginkan tuan rumah yang tidak perlu mereka ajak bicara sama sekali. (rdy/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED