Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 12 Nov 2017 15:54 WIB

TRAVEL NEWS

Banyuwangi Ethno Carnival Jadi Bukti Budaya Lokal Bisa Mendunia

Putri Akmal
Redaksi Travel
Peserta Banyuwangi Ethno Carnival (Putri Akmal/detikTravel)
Peserta Banyuwangi Ethno Carnival (Putri Akmal/detikTravel)
Banyuwangi - Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2017 dengan tema Majestic Ijen berhasil memukau para wisatawan. Ratusan peserta jadi bukti budaya lokal bisa jadi seni kreatif modern.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Menteri Pariwisata Arif Yahya turut hadir dalam karnaval yang digelar Sabtu (11/11/2017). Menurutnya Banyuwangi berhasil menumbuhkan kreativitas warga, etalase budaya yang patut disuguhkan di dunia internasional.

"BEC yang telah dimulai pada 2011 ini merupakan wadah yang menumbuhkan kreativitas dan wadah kearifan lokal Banyuwangi. Membuktikan sebuah bentuk etalase yang pantas untuk diapresiasi di dunia internasional," kata Puan Maharani usai menghadiri gelaran BEC di Taman Blambangan, Jalan Veteran Banyuwangi, Sabtu (11/11/2017) sore.

Terinspirasi dari cantiknya Gunung Ijen, BEC menghadirkan 160 busana adikarya desainer lokal yang pada tahun ini. Sejak penyelenggaraannya yang pertama BEC konsisten untuk mengangkat kearifan lokal baik tradisi maupun budaya.

Banyuwangi Ethno Carnival Jadi Bukti Budaya Lokal Bisa MenduniaParade Banyuwangi Ethno Carnival (Putri Akmal/detikTravel)
"Kearifan lokal itulah sebagai tema sekaligus jadi pembeda even ini (BEC) dengan even serupa di berbagai daerah lainnya," imbuh Puan.

Rentetan tema dari 2011 dimulai dengan BEC 1 yang mengangkat tema Gandrung, Damarwulan dan Kundaran, lalu BEC 2 dengan re- Barong Using, BEC 3 Kebo-keboan, dan BEC 4 The Mystic Dance of Seblang. Selanjutnya pada BEC 5 mengangkat tema Kemanten Using, BEC 6 The Legend of Sritanjung Sidopekso hingga yang ketujuh masih setia dengan tema berkarakteristik lokal yakni Majestic Ijen.

Saat ratusan talen beraksi di BEC 2017, busana megah nan unik itu ditampilkan secara tematik. Ada yang menggambarkan fenomena blue fire dengan busana unik berhiaskan api berwarna biru menyala-nyala yang memukau mata. Ada pula busana yang mengejewantahkan belerang dalam kostum dominasi warna kuning. Hingga landscape Ijen yang dirupakan busana berbentuk flora dan fauna yang ada di
Gunung Ijen.

"Apa yang telah disuguhkan oleh Banyuwangi ini adalah peneguhan budaya yang terbukti telah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di kabupaten ini. Ini juga membuktikan jika Kabupaten The Sunrise of Java ini akan menjadi destinasi andalan Indonesia di masa yang akan datang," ujar Puan.

Banyuwangi Ethno Carnival Jadi Bukti Budaya Lokal Bisa MenduniaWNA penari Gandrung (Putri Akmal/detikTravel)
Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan BEC merupakan satu dari 72 even Banyuwangi Festival yang digelar oleh Banyuwangi sepanjang tahun ini. Selain sebagai atraksi wisata, BEC juga menjadi sarana mendorong gotong-royong dan partisipasi masyarakat bersama-sama pemerintah dalam membangun Banyuwangi.

"Kami membangun kebanggan warga akan daerahnya. Dengan begitu warga akan tergerak untuk ikut memberikan yang terbaik bagi Banyuwangi. Meski tujuh tahun digelar, even ini tetap ramai ditonton dan pesertanya terus membludak hingga kami batasi," kata Anas.

BEC sendiri juga telah menjadi batu loncatan bagi para desainer lokal Banyuwangi melangkahkan kiprahnya di jagad nasional. Salah satunya adalah Annisa Feby Chaurina. Berawal dari aktivitasnya membuat kostum BEC, Feby kini telah menjadi desainer berbagai kostum etnik yang memenangkan berbagai penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Saksikan video 20detik tentang Banyuwangi Echno Carnival di sini:

[Gambas:Video 20detik]

Feby yang merancang kostum Barong Sunar Udara yang membawa duta Indonesia menjadi pemenang Best National Costume pada perhelatan Miss Supermodel Internasional 2016 di New Delhi, India. Feby juga merancang gaun The Exotica of Gandrung Banyuwangi yang menjadi pemenang TOP 3 Traditional Costume pada ajang pemilihan Putri Indonesia 2016 yang dikenakan oleh Putri Indonesia Jawa Timur.

"Saya sangat bersyukur, berawal dari even BEC saya bisa membawa desain kreasi yang saya buat hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Saya berharap akan ada banyak lagi teman-teman dari Banyuwangi mendapatkan kesempatan yang sama seperti saya," ujar Feby.

Banyuwangi Ethno Carnival Jadi Bukti Budaya Lokal Bisa MenduniaKostum yang meriah (Putri Akmal/detikTravel)
(fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Kota London dan Thames River

Jumat, 17 Nov 2017 23:35 WIB

Nama sungai ini memang selalu identik dengan London, Thames River. Selain cantik, di atas sungai ini para turis juga bisa berlayar melihat landmarknya London.