Peringatan! TripAdvisor Pasang Tanda Peringatan Kekerasan Seksual

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Peringatan! TripAdvisor Pasang Tanda Peringatan Kekerasan Seksual

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Senin, 13 Nov 2017 17:30 WIB
Peringatan! TripAdvisor Pasang Tanda Peringatan Kekerasan Seksual
Ilustrasi hotel (Aloft Hotel)
Jakarta - Situs perjalanan wisata TripAdvisor telah memasang lencana peringatan kekerasan seksual. Tanda itu akan muncul jika terjadi serangan seksual di hotel atau resor yang terdaftar di situs mereka.

Dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Senin (13/11/2017), selain memberi simbol tentang bisnis, masalah keamanan, kesehatan, TripAdvisor juga memberi tanda jika terjadi diskriminasi yang serius. Lencana itu akan disematkan mengikuti laporan kejahatan berat baik yang telah dimuat di media massa atau oleh pengulas situs TripAdvisor.

Juru bicara TripAdvisor, Kevin Carter mengatakan lencana itu akan tetap berada di TripAdvisor sampai tiga bulan. Namun, jika masalah berlanjut, pihaknya dapat memperpanjang durasi lencana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lencana ini dimaksudkan untuk hal yang bersifat informatif, bukan hukuman," ujar Kevin.

Pemberian tanda peringatan tersebut dilakukan setelah para traveler menuduh perusahaan tersebut menghapus laporan-laporannya. Laporan itu seperti pemerkosaan, pemadaman listrik, dan luka-luka lainnya yang diderita selama liburan di Meksiko.

Di antara klaim lainnya yang dilaporkan dan diunggah dari situs tersebut ada dari Kristie Love (35) dari Dallas. Dia mengklaim dalam sebuah postingan pada tahun 2010 telah diperkosa oleh seorang petugas keamanan di sebuah resor dekat Playa Del Carmen dan diikuti oleh penjaga tersebut, yang kemudian memperkosanya di
semak-semak tapi staf hotel menolak memanggil polisi.

Namun lencana tersebut dihapus karena dianggap tidak ramah keluarga. TripAdvisor mengatakan bahwa pihaknya mempekerjakan ratusan orang untuk menyeleksi ulasan pengguna hotel dan restoran di seluruh dunia dengan menggunakan perangkat lunak untuk mendeteksi keaslian laporan yang dimaksud.

Tujuh tahun setelah serangan yang dituduhkan, postingan asli Kristie Love diterbitkan ulang di situs TripAdvisor. Namun telah terkubur jauh di balik ribuan postingan baru lainnya.

"Kami mohon maaf kepada korban kekerasan seksual yang 7 tahun yang lalu itu. Sejak 2010, saat posting forum dihapus, kebijakan dan proses kami telah berkembang untuk memberikan informasi kepada wisatawan lain dengan lebih baik," kata Juru bicara TripAdvisor mengatakan kepada The Sun.

"Akibatnya, ketika baru-baru ini menarik perhatian kami, postingan forum awal korban diterbitkan ulang oleh staf kami," imbuhnya.

Pihak TripAdvisor telah memposting ulang semua kejadian yang bersangkutan dengan ketidaknyamanan terhadap suatu hotel termasuk tindakan kriminal. Situs ini tetap menginkan pengalaman pertama dari traveler yang menginap. (msl/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads