Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 15 Nov 2017 19:30 WIB

TRAVEL NEWS

Aneka Ucapan Terakhir Pilot Sebelum Tabrakan

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Tragedi pesawat (AFP)
Tragedi pesawat (AFP)
Jakarta - Profesi pilot tidak terlepas dari bahaya. Pada sejumlah kasus kecelakaan pesawat, tak sedikit yang mengucap kata terakhir pada detik-detik terakhir.

Seperti diketahui, ruang kokpit pesawat memiliki rekaman yang mencatat percakapan para pilot di balik kemudi. Mulai dari percakapan sehari-hari, teknis hingga momen terakhir.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (15/11/2017), media The Sun pun memberitakan sejumlah ucapan terakhir para pilot yang terekam dalam rekaman pesawat jelang akhir hayatnya. Berikut beberapa ucapan para pilot jelang akhir hayatnya di balik kemudi:

Ucapan terakhir pilot pertama merupakan rekaman dari pesawat LOT Polish Airlines dengan nomor penerbangan 5055 tujuan New York pada tahun 1987.

"Good night, good bye, we perish," ucap pilot.

Ucapan itu keluar setelah sang pilot kehilangan kontrol dan berujung pada jatuhnya pesawat ke Kabaty Woods di luar Warsawa, Polandia. Tidak ada yang selamat dalam penerbangan itu.

Ucapan terakhir tidak melulu tentang apa yang dipikirkan oleh sang pilot. Saat tragedi meledaknya pesawat maskapai FlyDubai usai gagal take-off akibat badai di Rostov-on-Don tahun 2016 silam, sempat terekam ucapan terakhir antara pilot dan pramugari pesawat di momen terakhir.

"Don't do that," ucap sang pilot pada pramugari pesawat.

Setelah kata itu terucap, pesawat jenis Boeing 737 itu jatuh dan meledak. Terbakar bersamanya, 62 penumpang di dalamnya.

Pada tahun 2009 silam, juga sempat terekam ucapan terakhir pilot maskapai Air France dengan nomor penerbangan 447 sebelum jatuh ke Samudera Atlantik.

"F***, we're dead!" ucap sang pilot.

Ucapan terakhir pilot itu pun terungkap, setelah rekamannya diangkat dari dasar laut setelah dua tahun terjadinya tragedi. Kecelakaan itu pun memakan korban jiwa seluruh penumpang di pesawat sebanyak 228 jiwa.

Pesawat yang hilang kontrol juga pernah terjadi pada pesawat maskapai Alaska Airlines dengan nomor penerbangan 261 menuju San Fransisco di tahun 2000 silam.

"Ah, here we go," ucap sang pilot

Pesawat itu kehilangan kontrol sebelum bisa mendarat darurat di Los Angeles. Alhasil, pesawat itu terjun bebas ke Samudera Pasifik dan memakan korban seluruh pesawat sebanyak 88 penumpang.

Ucapan terakhir yang menyentuh juga pernah terucap dari mulut pilot maskapai Pacific Southwest Airlines dengan nomor penerbangan 182.

Pada tahun 1978, pesawat itu bertabrakan dengan pesawat pribadi dan menelan korban jiwa sebanyak 135 penumpang pluas 7 orang di darat. Di momen terakhir, kata ibu adalah apa yang terucap.

"Ma, I love ya," ujar sang pilot.

Terakhir, adalah ucapan selamat tinggal yang diucapkan oleh para pilot dari maskapai Swiss. Diketahui, para pilot Swiss memiliki satu ucapan informal yang diucapkan ketika tahu akan menabrak.

"Goodbye everybody," bunyi ucapannya.

Ucapan itu juga yang keluar dari mulut pilot maskapai Swissair dengan nomor penerbangan SR 330 dari Zurich ke Tel Aviv di tahun 1970. Pesawat itu meledak di Bandara Zurich akibat bom oleh teroris.

Pilu memang, membayangkan kalimat terakhir pilot di atas terucap dalam sebuah penerbangan. Sebagai manusia, kita memang hanya bisa mawas diri. (rdy/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED