Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Des 2017 19:10 WIB

TRAVEL NEWS

Wali Kota Risma Sambut Kapal Pesiar Terbesar yang Pernah Datang ke Surabaya

Imam Wahyudiyanta
Redaksi Travel
Kapal pesiar Genting Dream yang sandar di Surabaya (dok Pelindo III)
Kapal pesiar Genting Dream yang sandar di Surabaya (dok Pelindo III)
Surabaya - Hari ini Surabaya disinggahi kapal pesiar yang adalah terbesar selama sejarah Kota Pahlawan. Wali Kota Risma pun datang untuk menyambut para wisatawan.

Sejak pagi, sudah nampak kesibukan di Termina Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak. Puluhan mobil dan bus sudah tertata rapi di lapangan parkir, berbagai macam UKM mulai dari batik hingga kerajinan tangan juga sudah memamerkan hasil karya masing masing.

Sementara itu, di sisi dermaga sudah terdengar alunan musik yang mengiringi para penari Reog Ponorogo yang menunjukkan kebolehannya. Semua itu dilakukan untuk menyambut kedatangan Kapal Pesiar Genting Dream yang mengangkut sekitar 2.500 wisatawan.

"Kapal yang di-launching pada Agustus 2016 tersebut merupakan kapal pesiar paling besar yang pernah masuk ke perairan Indonesia dan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Panjang kapal ini mencapai 335,33 meter," ujar VP Corporate Communication Pelindo III Lia Indi Agustiana dalam siaran pers yang diterima detikTravel, Selasa (12/12/2017)/

Secara kasat mata, dapat dilihat bahwa ukuran kapal ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Gapura Surya Nusantara yang panjangnya hanya 112 meter.

Mengingat besarnya ukuran kapal, ini merupakan kunjungan pertama Genting Dream ke Indonesia. Tentunya banyak persiapan yang dilakukan untuk menyambut kapal dengan bobot 151 gross ton ini.

Berbagai pihak terlibat di dalamnya, mulai dari tim Pelindo III, Pemerintah Kota Surabaya, dan polisi. Sejak jauh hari Pelindo III telah menyiapkan fasilitas yang sangat memadai untuk kedatangan kapal ini.

"Dermaga sudah dipastikan dalam kondisi bagus, garbarata untuk naik dan turun penumpang juga sudah dipastikan dalam keadaan prima. Selain itu, fasilitas di dalam terminal penumpang seperti toilet, smoking room, dan jaringan nirkabel juga sudah dipastikan dapat digunakan dengan baik," kata Lia.

Khusus untuk dermaga, Pelindo III bersama dengan pihak lain telah mengatur agar kapal dengan lebar 39,7 meter tersebut dapat bersandar dengan aman.

Wali Kota Risma datang untuk menyambut wisatawan Wali Kota Risma datang untuk menyambut wisatawan (dok Pelindo III)

Pelindo III juga menyiagakan Port Security untuk membantu mengamankan, baik di area dermaga, di dalam terminal hingga membantu dalam pengaturan sirkulasi kendaraan yang keluar masuk terminal penumpang.

Bukan hanya terkait fasilitas dan keamanan yang dijamin. Pelindo III juga memastikan para wisatawan meiliki kesan tersendiri saat mengunjungi Indonesia, khususnya Kota Pahlawan ini. Beberapa pertunjukan telah disediakan bagi para penumpang kapal.

Penyambutan mulai dilakukan saat kapal memasuki wilayah perairan Tanjung Perak. Dua buah kapal Pandu yang sudah memandu dari Karang jamuang telah disiapkan untuk melakukan water salute begitu kapal memasuki kawasan Tanjung Perak. Water salute ini berupa penyemprotan air ke udara, di samping kiri dan kanan kapal saat kapal akan lewat.

Di darat, para wisatawan disambut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Turut menyambut juga pihak Kementerian Pariwisata Dr Indroyono Soesilo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Widodo Suryantoro dan CEO PT Pelindo III I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra.

"Atas nama warga Surabaya, kami mengucapkan selamat datang kepada kapten dan seluruh kru kapal yang berkunjung ke Surabaya. Sangat bangga, kalian datang ke kota yang sarat akan sejarah," kata Risma di sela-sela sambutannya.

Kapal pesiar tersebut memuat sekitar 2.500 wisman Kapal pesiar tersebut memuat sekitar 2.500 wisman (dok Pelindo III)

Risma mengatakan bahwa kehadiran kapal pesiar di surabaya dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini dikarenakan, Pemkot Surabaya beserta stakeholder lain benar-benar serius membangun sektor wisata di Surabaya.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, target jumlah pengunjung tahun ini sudah terlampaui. Dalam 1 tahun bisa 6 kali dan jumlah pengunjung mencapai 4-6 ribu. Kami ingin membuat wisatawan asing nyaman saat berada di Surabaya," jelas Risma.

Para wisatawan ini sudah disediakan beberapa paket wisata oleh pihak agent di antaranya Traditional Bull Race in Madura, Panoramic Trowulan Tour, Sparkling Surabaya yang mengelilingi House of Sampoerna – Jembatan Suramadu – Balaikota Surabaya dan Gereja Kepanjen. Surabaya in Old Days yang meliputi Tugu Pahlawan – Gereja Kepanjen – Pasar Genteng – Majapahit Hotel. Surabaya Temple Tour meliputi Kenpark – Patung Budha 4 Muka – Kuil Sanggar Agung / Hong San Tan – dan Monumen Kapal Selam.

Genting Dream ini sendiri memulai perjalanan dari Singapura pada 10 Desember 2017 dan tiba di Surabaya pada tanggal 12 Desember 2017 sekitar pukul 08.00 WIB. Kemudian kapal akan melanjutkan perjalanan pada pukul 17.00 WIB menuju Celukan Bawang dan kemudian akan kembali ke Singapura.

Total perjalanan yang ditempuh adalah 6 hari 5 malam. Genting Dream ini sendiri merupakan kapal pesiar ketujuh yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Pada tanggal 26 Desember nanti, kapal ini akan berencana kembali mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.


(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Foto: Negara Tempat Lahirnya Kopi

Kamis, 20 Sep 2018 07:55 WIB

Inilah konon di mana biji kopi dilahirkan. Dari warung pedesaan hingga kafe kekinian menyajikan kopi yang berawal mula dari sini, tempat kelahirannya, Ethiopia.