Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 13 Des 2017 08:10 WIB

TRAVEL NEWS

Pesona Sulawesi Selatan Memukau Calon Wisman Australia

Shinta Angriyana
detikTravel
Foto: Pameran budaya Sulsel di KBRI Canberra (Dok. KBRI Canberra)
Foto: Pameran budaya Sulsel di KBRI Canberra (Dok. KBRI Canberra)
Canberra - Pesona Sulawesi Selatan unjuk gigi di depan ratusan WN Australia. Promo ini digelar KBRI Canberra lewat pameran budaya bertajuk 'Heritage of Indonesia'.

Dalam rilis yang diterima detikTravel, Rabu (13/12/2017) acara yang digelar Minggu, (10/12) lalu menampilkan berbagai keanekaragaman budaya khas Sulawesi Selatan serta motif batik Nusantara. Mulai dari kesenian tari, kuliner hingga baju tradisional wilayah yang punya Ibukota Makassar tersebut.

Pameran budaya ini dibuka dengan cara unik, yaitu oleh tarian Mappadendang, yang dibawakan oleh murid-murid Telopea Park High School. Di mana, mereka adalah warga asli Australia.

Kain tenun, sutera Bugis dan miniatur rumah tradisional dari daerah Sulawesi Selatan dipamerkan di Wisma Indonesia, KBRI Canberra. Para panitia pun senada menggunakan corak baju bodo khas Sulawesi Selatan.

Caecilia Legowo, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Canberra, yang merupakan istri dari Dubes RI untuk Australia, Y Kristiarto S. Legowo menuturkan acara ini diselenggarakan untuk mempromosikan salah satu budaya Indonesia,

"Pesona budaya Indonesia tersebut merupakan produk dari berbagai budaya di Tanah Air. Kemajemukan masyarakat telah menjadi pemersatu masyarakat Indonesia", ujarnya.

Ada juga peragaan busana dari Tanah Air seperti batik Toraja, tenun serta bordir dari beberapa daerah seperti yakni NTT dan Tasikmalaya. Berbagai desainer yang juga terlibat yakni Rudy Chandra, Nita Senoadji, Handy Hartono dan Defrico Audy. Busana-busana ini ditampilkan oleh pelajar yang tinggal di Canberra.

Salah satu kostum yang ditampilkan saat fashion show (Dok. KBRI Canberra)Salah satu kostum yang ditampilkan saat fashion show (Dok. KBRI Canberra)
Selain itu, ada juga kuliner-kuliner khas Sulawesi Selatan, seperti Coto Makasar, ikan Palumara, Palubutung dan Jalangkote.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Imran Hanafi, juga berpartisipasi untuk mengenalkan langsung budaya Sulawesi Selatan. Imran juga berasal dari Kota Makassar. Ia menuturkan suguhan masakan dari daerah Sulsel pada acara ini bertujuan agar publik Australia dapat lebih mengenal potensi kuliner Provinsi Sulsel.

Salah satu pengunjung, Lindy Ross, yang merupakan Ketua Women's International Club (WIC) Canberra turut memberikan pujian terhadap program DWP KBRI Canberra ini.

"Kombinasi dan perpaduan acara antara pertunjukan budaya, kuliner dan peragaan busana batik, sangat menarik perhatian saya. Saya akan berwisata ke Jawa dan Kalimantan. Pasti akan menjadi pengalaman menarik untuk saya guna mengenal lebih dekat negara tetangga terdekat Australia," paparnya.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Duta Besar Guatemala dan Malaysia serta sejumlah istri Dubes asing, yakni Prancis, Denmark, Maroko, Meksiko, Singapura, Brunei Darussalam dan Timor Leste serta beberapa diplomat Australia yang pernah bertugas di Jakarta. (sna/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED