Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Des 2017 16:15 WIB

TRAVEL NEWS

Libur Tahun Baru Mau Naik Gunung? Perhatikan Hal-hal Penting Ini

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Foto: Gunung Merbabu (Megantoro/dTraveler)
Foto: Gunung Merbabu (Megantoro/d'Traveler)
Jakarta - Momen tahun baru di gunung memang mengasyikkan bagi para pendaki. Bersamaan dengan musim penghujan, traveler harus memiliki persiapan ekstra.

Dijelaskan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Mulyono Prabowo dalam perbincangan dengan detikTravel, belum lama ini bahwa traveler harus mengenal karakteristik gunung yang akan didaki. Terutama di musim penghujan, potensi kecelakaan di alam akan semakin tinggi

"Jadi harus diketahui jika masing-masing gunung ini punya karakteristik tersendiri. Jika gunung itu punya banyak vegetasi maka akan lebih sering terjadi hujan juga lebih basah. Jika kaldera gunung lebih terbuka, maka akan mudah ada longsoran, seperti mudah terjadi luncuran longsor," kata Mulyono.

Selain hal di atas, traveler pendaki juga harus tahu jika arah mendaki bisa menjadi permasalahan. Kenapa, karena pada bulan Desember ini sedang terjadi Angin Baratan.

"Yakni di sisi barat gunung akan banyak pertumbuhan awan dan banyak hujannya. Hal lainnya yaitu, semakin tinggi medan maka semakin kuat anginnya," jelas dia.

Pasar Bubrah, Gunung MerapiPasar Bubrah, Gunung Merapi Foto: (basriii/d'Traveler)
Berlanjut ke persiapan mendaki, melihat kondisi saat ini yang terbilang basah maka harus mengemas pakaian yang sesuai. Traveler jangan naik ke gunung menggunakan celana jeans yang tidak sesuai.

"Pakailah pakaian yang cepat kering namun hangat. Jika hanya tebal, apabila basah akan susah kering dan malah memberi dampak hipotermia. karena tubuh dipaksa untuk mengerikan jeans," kata Mulyono.

"Kalaupun iya jadwalnya naik gunung tidak bisa ditunda, harus memiliki perbekalan cukup, biskuit padat kalori amat penting. Ketersediaan air walau dingin juga penting dan jangan sampai dehidrasi," tambah dia.

Pemandangan berawan dari Gunung LawuPemandangan berawan dari Gunung Lawu Foto: (Reni PS/d'Traveler)
Secara umum, pada pergantian tahun nanti adalah saatnya musim penghujan tiba. Dan masih dari data BMKG, prediksi cuaca musim penghujan akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang.

"Kecenderungannya itu, musim yang baik untuk pendakian ada di bulan Mei-Agustus karena potensi hujan berkurang," pungkas Mulyono.

Pengalaman detikTravel mendaki Gunung Slamet dalam musim hujan pun demikian. Jarak antar pos yang seharusnya dapat ditempuh hanya beberapa jam saja harus melebihi estimasi. Hujan deras waktu itu membuat beban keril semakin berat juga jalur trekking yang semakin licin sehingga memperlambat pergerakan. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Liburan Akhir Tahun

Foto: Kali Biru dari Sulawesi Barat

Rabu, 19 Des 2018 12:35 WIB

Destinasi dengan nama Kalibiru tidak hanya ada Yogyakarta atau Papua. Di Polewali Mandar juga ada, namanya Wisata Alam Kali Biru. Bisa buat liburan akhir tahun!