Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 22 Feb 2018 13:23 WIB

TRAVEL NEWS

Mengenal Hiu Spinner yang Viral di Instagram

Bona
Redaksi Travel
Foto: (Thinkstock)
Foto: (Thinkstock)
Jakarta - Video hiu yang dibawa dengan motor di Sabang, menjadi viral di Instagram. Diduga kuat, ini jenis hiu spinner. Hiu apa nih?

Hiu spinner atau spinner shark memiliki nama latin Carcharhinus brevipinna. Spinner termasuk ke dalam hiu oseanik.

Hiu yang berwarna abu-abu dan putih di sisi perutnya ini diberi nama spinner karena keunikannya. Hiu ini punya strategi memangsa dengan lompatan berputar atau spinning leaps.

Biasanya hiu ini tinggal di daerah pantai hingga kedalaman 75 meter. Persebarannya bisa ditemukan di hampir seluruh perairan Indonesia.

"Terutama perairan tropis dan juga sub tropis dengan suhu hangat, kecuali bagian timur pasifik," jelas Dharmadi, Peneliti Hiu dan Pari Badan Riset Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP).

Species spinner seringkali disangka hiu black tip karenasirip dorsalnya. Perbedaannya ada di ukuran yang lebih besar, moncong yang panjang, badan yang ramping, dan tanda hitam di siripnya.

"Spinner termasuk kelompok jenis yang dominan setelah silky shark, thresher shark dan blue shark," jelas Dharmadi.

[Gambas:Video 20detik]

Ini membuat hiu spinner jadi predator yang ditakuti di bawah laut. Spinner akan dikatakan dewasa dengan ukuran panjang sekitar 2 meter. Nah, kalau hiu yang dibawa dengan motor di Sabang itu berapa ya umurnya?

"Kira-kira berumur lebih dari 10 tahun," kata Dharmadi.

Karena keberadaannya yang tersebar hampir di seluruh perairan Indonesia, hiu ini masih belum mendapat predikat satwa dilindungi. Spinner shark belum termasuk dalam apendik Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) atau species yang terancam.

Cara berkembang biaknya dengan viviparous. Viviparous merupakan proses perkembangbiakan dari telur yang menetas dan berkembang menjadi embrio selama alam rahim.

Bayi yang dihasilkan rata-rata 10-15 ekor. Saat baru lahir, bayi hiu biasanya hidup di daerah dekat pantai.

Mereka sebenarnya tidak bahaya untuk manusia. Bagaimana bisa?

"Hiu ini nggak termasuk hiu yang berbahaya, giginya kecil tapi tajam. Jenis hiu yang ganas antara lain hiu koboi atau Carcharhinus longimanus yang sudah masuk Apendik II CITES" ungkap Dharmadi.

Walaupun belum masuk ke dalam Apendik CITES sebagai satwa yang dilindungi, tapi nama spinner shark sudah masuk dalam World Conservation Union (IUCN) dengan kategori teramcam punah di seluruh perairan dunia. (bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED