Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 21 Mar 2018 00:10 WIB

TRAVEL NEWS

Fenomena Langka: Bunga Bangkai Raksasa Mekar Bersamaan

Hery Supandi
detikTravel
(dok Istimewa)
(dok Istimewa)
Bengkulu - Dua bunga langka Rafflesia Arnoldii berkelopak lima mekar sempurna di kawasan obyek wisata Palak Siring Argamakmur, Bengkulu Utara. Seperti apa?

Bunga langka ini mekar di lokasi objek wiasata Palak Siring Argamakmur, hutan bouvenlais kemumu 15 meter dari tangga seribu. Ini merupakan hari pertama bunga langka yabg biasa disebut Rafflesia Arnoldii ini mekar.

"saat ini bunga raflesia ini mekar bersamaan ada dua bunga dilokasi yang sama, raflesia ini memiliki diameter 50 centimeter dengan lima kelopak," ujar Deki, Komunitas Peduli Puspa Langka di Bengkulu Utara, Selasa (20/3/2018).

Bunga langka yang mekar tidak jauh dari tangga seribu ini dijaga oleh Komunitas Peduli Puspa Langka, Bengkulu Utara. Bila ada wisatawan yang ingin melihat puspa langka ini akan dipandu oleh komunitas ini.

"Kami tidak memungut bayaran, tapi kalau ada pengunjung yang ingin memberikan bantuan kami gunakan untuk menjaga habitat puspa langka ini," ujar Deki menjelaskan.

BACA JUGA: Kenapa Bengkulu Disebut Bumi Rafflesia?

Ia mengatakan kelopak bunga mulai membuka pada Selasa pagi. Anggota komunitas langsung mempublikasikan keberadaan bunga tersebut di media sosial.

Fenomena Langka: Bunga Bangkai Raksasa Mekar Bersamaan(dok Istimewa)


Sejak hari pertama mekar, bunga Rafflesia itu sudah dikunjungi masyarakat, khususnya pelajar dari SMA dan warga setempat. Kondisi bunga pada hari kedua, menurut Deki, diperkirakan akan mekar sempurna dan jumlah kelopak akan lebih jelas terlihat. Anggota komunitas sudah membuat jalur setapak untuk memudahkan pengunjung menyaksikan keunikan bunga langka tersebut.

Bunga Rafflesia Arnoldii, merupakan tumbuhan parasit tidak berakar, tidak berdaun dan tidak bertangkai. Kelangsungan hidup bunga ini, bergantung pada tanaman induk atau inang dan hanya dapat mekar sempura selama satu minggu sebelum akhirnya layu dan mati.

Rafflesia Arnoldii, pertama kali ditemukan Sir Thomas Stamford Raffles, pada tahun 1818 saat bertugas di Bengkulu bersama salah seorang ahli botani Josep Arnold Browen. Baru pada tahun 1920, kedua tokoh Inggris tersebut mengukuhkan Bengkulu sebagai bumi Rafflesia, sekaligus menamakan bunga langka tersebut dengan nama Rafflesia Arnoldii.

BACA JUGA: Mobil Toyota Ini Terbuat dari Setengah Juta Lego (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED