"70 Persen anak muda atau milenial menghabiskan hidupnya di digital, di media sosial," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kantor Pusat Blue Bird, Jakarta Selatan, Senin (26/3/2018).
Maka itu menurut Arief, baiknya para pelaku wisata menyadari hal tersebut. Salah satunya, dengan cara menyediakan tempat wisata yang instagrammable.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pesan Menteri Pariwisata Pada Supir Taksi |
"Apa yang dicari milenial? Mereka bukan lagi membeli sesuatu tapi lebih banyak mencari experience. Mereka juga suka datang ke tempat-tempat untuk berfoto atau selfie. Tahu nggak kamu, selfie atau narsis itu merupakan kebutuhan untuk diakui," paparnya.
"Makanya saya pesan pada destinasi-destinasi wisata untuk menyediakan tempat yang instagenic, instagrammable," tambah Arief.
Kementerian Pariwisata sendiri sedang menggalakan Destinasi Digital. Suatu destinasi yang dipoles seelok mungkin untuk berfoto-foto. Beberapa di antaranya seperti Pasar Karetan, Kendal di Semarang, Pasar Siti Nurbaya di Padang dan Pasar Kaki Langit di Yogyakarta.
"Sekarang baru 11 tapi target kita 100 Destinasi Digital. Itu akan membuat wisatawan milenial untuk datang," tutup Arief.
BACA JUGA: Premium Makin Langka, Ini Jawaban Pertamina (bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun