Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Apr 2018 22:55 WIB

TRAVEL NEWS

Sedikit Kesedihan Pada Gunung Rinjani

Afif Farhan
Redaksi Travel
Panorama dari Puncak Gunung Rinjani (Cee Manusialembah/dTraveler)
Panorama dari Puncak Gunung Rinjani (Cee Manusialembah/d'Traveler)
Jakarta - Gunung Rinjani sudah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Tapi nyatanya, masih ada satu hal yang bikin sedih di sana. Apa itu?

Kadispar NTB, Lalu M Faozal mengutarakan ada beberapa hal yang jadi tantangan untuk pengembangan kawasan Gunung Rinjani, Apalagi setelah menyandang UNESCO Global Geopark, tentu Gunung Rinjani akan lebih eksis di kancah internasional.

Namun menurutnya, ada satu hal yang selama ini jadi perhatian serius di Gunung Rinjani. "Angggaran," katanya kepada detikTravel, Senin (16/4/2018).

"Pendapatan taman nasional yang masuk dalam pendapatan negara non pajak itu, tidak kemudian berbanding lurus dengan anggaran yang tersedia di Taman Nasional Gunung Rinjani," tambahnya menjelaskan.

BACA JUGA: Menyandang UNESCO Global Geopark, Tugas Berat Menanti Rinjani

Akibat dari anggaran yang kurang itulah, maka ada beberapa aspek yang kurang terlengkapi di Gunung Rinjani. Faozal menjelaskan Taman Nasional Gunung Rinjani dalam hal ini berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Rinjani berada di bawah pengelolaan Taman Nasional Gunung Rinjani, instansi yang dipunyai oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," terangnya.

"Sehari itu pemasukan Gunung Rinjani banyak lho, tapi tidak sebanding dengan anggaran yang diterima oleh pihak taman nasional. Yang mana, anggaran itu nantinya juga digunakan untuk mengelola dan membuat Gunung Rinjani lebih nyaman didatangi," papar Faozal.

Selama ini, pihak dari Dinas Pariwisata NTB pun turut membantu Taman Nasional Gunung Rinjani dari segi anggaran. Menurut Faozal, alangkah baiknya anggaran pada Taman Nasional Gunung Rinjani diperhatikan sebaik-baiknya.

"Seringkali kita (Pemda) yang harus bekerja keras. Kita masuk dari satgas bersih-bersih Rinjani yang mana itu dari APBD," tutupnya.

BACA JUGA: Keren Tidak Sepeda Listrik Lamborghini Ini?

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Setelah China, Adalah India

Selasa, 24 Apr 2018 17:10 WIB

Pertumbuhan kunjungan turis India ke Indonesia, adalah terbesar kedua setelah turis China. Ini yang mau digarap serius oleh Kementerian Pariwisata.