Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 18 Apr 2018 12:10 WIB

TRAVEL NEWS

Bukan Iseng, Promosi Indonesia di Angkutan Umum Venezuela Sudah 3 Tahun

Logo Wonderful Indonesia di metro Venezuela (dok Dubes RI untuk Venezuela)
Jakarta - KBRI Caracas menjawab netizen yang nyinyir dengan promosi wisata Indonesia di kereta bawah tanah Venezuela. Promosi semacam ini sudah 3 tahun dilakukan.

Hal ini disampaikan dalam keterangan resmi KBRI Caracas kepada detikTravel, Rabu (18/4/2018). Promosi wisata Indonesia di angkutan umum Venezuela adalah program tahunan.

"Kegiatan promosi budaya dan pariwisata pada sarana transportasi publik merupakan program tahunan KBRI Caracas sejak 3 tahun terakhir," kata KBRI Caracas.

Pada tahun 2016 dan 2017, promosi dilaksanakan pada transportasi bus. Tahun 2018, promosi dilakukan di kereta Metro Caracas. Tujuan utama promosi yaitu untuk mengenalkan ragam budaya dan tempat wisata Indonesia kepada masyarakat Venezuela.

"Hal ini dikarenakan banyak masyarakat Venezuela, terutama generasi muda, yang belum mengenal Indonesia dengan baik, khususnya mengenai keanekaragaman budaya dan pesona alam RI yang menjadi daya tarik wisatawan.

Kereta Metro Caracas dinaiki 2 juta orang tiap hari termasuk oleh wisatawan asing yang liburan di Venezuela. Menurut KBRI Caracas, ini adalah kesempatan potensial untuk promosi wisata Indonesia.

BACA JUGA: Promosi Indonesia di Venezuela Dikritik, Menpar: Kok Tega?

Promosi wisata Indonesia di Venezuela mendapat kritikan dari sebagian netizen. Menpar Arief Yahya pun angkat bicara.

Meskipun Venezuela sedang krisis ekonomi, KBRI Caracas membidik promosi wisata ini untuk masyarakat menengah ke atas yang sering pergi keluar negeri Venezuela. Sebelumnya, Menpar Arief Yahya pun memuji langkah KBRI Caracas dan heran dengan sebagian netizen yang nyinyir.

"Kok tega ya ada yang ngomong seperti itu? KBRI Venezuela itu berjuang lho untuk promosi wisata kita. Terima kasih telah berjuang untuk Indonesia. Untuk yang hanya bisa mengkritik di sana-sini, segeralah tobat," kata Menpar di Jakarta. (rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA