Bawa Peralatan Menyusui Berlebih, Malah Dilecehkan Petugas Maskapai

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bawa Peralatan Menyusui Berlebih, Malah Dilecehkan Petugas Maskapai

Shinta Angriyana - detikTravel
Jumat, 11 Mei 2018 19:10 WIB
Bawa Peralatan Menyusui Berlebih, Malah Dilecehkan Petugas Maskapai
Foto: Ilustrasi American Airlines (REUTERS/Luke MacGregor/Files)
Los Angeles - Kejadian malang menimpa seorang ibu menyusui di AS. Membawa peralatan untuk menyusui yang dianggap terlalu banyak, malah dilecehkan pertugas maskapai.

Dilansir detikTravel dari Travel+Leisure, Jumat (11/5/2018) penumpang bernama Kelsey Myres yang mengalami kejadian ini. Saat pemeriksaan, Kelsey membawa sebuah pendingin ASI, alat pemompa ASI serta barang pribadi lainnya. Awalnya, ia menolak barang-barang menyusui untuk diperiksa.

Namun, salah seorang petugas bukannya memberi penjelasan, Ia malah berteriak dan mengatakan "Berapa banyak payudara yang kamu punya?" Ujarnya. Kelsey kemudian hanya terdiam untuk menghindari konflik, namun masih marah atas kejadian yang dialami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelsey yang hendak bepergian dari Los Angeles menuju Chicago juga menyayangkan kejadian tersebut. "Aku terkejut kenapa petugas bertindak seperti tidak menghargai diriku," ucapnya.

"Aku juga menyayangkan, kenapa petugas tidak mengetahui tentang kebijakan maskapainya sendiri," imbuhnya.

BACA JUGA: Tolong Jaga Etika, Jangan Ada Lagi yang Nge-Vape di Pesawat

Pihak American Airlines, selaku maskapai yang ditumpangi Kelsey memohon maaf atas kejadian tersebut. "Cukup sulit untuk bepergian sebagai ibu menyusui, kami ingin mempermudah, bukannya malah menyulitkan," kata mereka.

Padahal, di situs resmi American Airlines, sudah tertulis bahwa diperbolehkan untuk membawa alat-alat menyusui. Seperti 1 tempat popok untuk 1 anak, pendingin ASI dengan botol susu, kursi khusus balita, serta kereta bayi dan alat kesehatan lainnya tidak dihitung sebagai barang pribadi alias diperbolehkan. (sna/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads