Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 16 Mei 2018 16:24 WIB

TRAVEL NEWS

6 'Dosa' Traveler di Laut

Bona
Redaksi Travel
Ilustrasi pantai (Shinta Angriyana/detikTravel)
Ilustrasi pantai (Shinta Angriyana/detikTravel)
Jakarta - Liburan ke pantai memang jadi kegiatan favorit. Sebelum nyemplung dan berenang atau snorkelingan di pantai, ada 5 dosa yang harus kamu hindari.

Selebgram Anya Geraldine memposting kegiatan liburannya di Gorontalo. Snorkelingsambil angkat bintang laut adalah salah satu kesalahan yang seringkali dilakukan oleh traveler.

Supaya makin cinta laut dan tetap menjaga kelestariannya, detikTravel, Rabu (16/5/2018) merangkum 5 tindakan yang kerap kali dilakukan oleh traveler saat berlibur di pantai:

1. Meyentuh karang

Menyentuh karang adalah dosa paling ekstrem yang bisa traveler lakukan di laut. Walaupun tangguh, karang merupakan binatang yang juga ringkih terhadap sentuhan apalagi kalau sampai di injak.

Karang hanya dapat tumbuh kurang dari 1 cm per tahunnya. Kalau patah dan digurat, karang bisa kena penyakit dan membunuh satu kawasan terumbu karang. Jadi jangan sampai tersentuh ya traveler!

2. Mengangkat biota laut

Tindakan mengangkat biota ke luar permukaan kini makin sering ditemui. Hal ini dikarenakan kebutuhan pamer foto liburan di Media Sosial.

Padahal mengangkat biota laut, binatang mau pun tumbuhan ke luar dari air dapat mengganggu mereka. Ekspose udara yang terlalu lama bisa membuat mereka stress dan mati.

BACA JUGA: Duh! Anya Geraldine Kok Angkat-angkat Bintang Laut

3. Buang sampah

Sampah plastik adalah musuh dari lautan. Selain mengotori laut, sampah juga membuat biota laut sakit dan mati karena mengganggapnya ubur-ubur dan memakannya.

Saat berada di kapal ada baiknya untuk mengumpulkan sampah dan membuangnya setelah di darat. Sampahmu bisa membunuh seisi lautan!

4. Membawa pulang pasir

Traveling ke berbagai pantai di Indonesia memang asyik. Tak dipungkiri, beberapa orang mulai membawa pasir-pasir tersebut sebagai tanda mata.

Padahal, membawa pulang pasir laut juga menjadi tindakan yang dilarang. Karena hal ini bertentangan dengan kegiatan konservasi alam.

5. Memberi makan ikan

Snorkeling kini menjadi aktivitas pantai yang digemmari. Selain bisa berenang dengan ikan, banyak operator tur yang memfasilitasi tamunya dengan kegiatan memberi makan ikan.

Padahal kegiatan ini dilarang keras untuk siapa pun. Ikan-ikan ini rata-rata di pancing dengan ikan yang dimasukkan ke dalam botol. Padahal kandungan glukosa di dalam nasi bisa membunuh ikan-ikan.

6. Pakai Sunblock

Sunblock menjadi barang yang lekat dengan kehidupan pantai. Karena banyaknya paparan sinar matahri bisa membuah kulit kusam bahkan rusak.

Namun ketika kamu mau snorkeling atau diving ada baiknya untuk tidak menggunakan sun block. Karena kandungan dari sunblock dalam jumlah banyak bisa meracuni ikan dan membuat karang-karang bleaching bahkan mati. (bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED