Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 19 Mei 2018 13:10 WIB

TRAVEL NEWS

Dolar AS Menguat, Ketua PHRI: Positif untuk Pariwisata

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Ketua PHRI, Hariyadi Sukamdani (tengah) (Randy/detikTravel)
Ketua PHRI, Hariyadi Sukamdani (tengah) (Randy/detikTravel)
Jakarta - Dolar AS kian menguat dan tembus angka Rp 14.000. Oleh Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), hal itu dianggap baik untuk pariwisata. Kenapa?

Bagi para pelaku industri tertentu, naiknya nilai Dolar AS hingga angka Rp 14.000 bisa jadi kabar buruk. Namun, lain halnya untuk industri pariwisata.

Hal itu pun diungkapkan oleh Ketua PHRI, Hariyadi Sukamdani usai acara Buka Puasa Bersama PHRI & Launching Jakarta Ramadhan Hot Deals (JHSR) 2018, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Jumat sore (18/5/2015).

"Jadi kami melihat dari pelemahan rupiah ini ada sisi positifnya juga untuk industri pariwisata. Menjadikan kita lebih murah karena berlibur ke Indonesia itu lebih valuable untuk mereka. Ya, bukannya kita mau mensyukuri rupiah melemah. Kan kita harus mengantisipasi itu," ujar Hariyadi.

Menguatnya Dolar AS tentu memberi imbas pada nilai Rupiah. Untuk wisatawan asing, penguatan Dolar AS pun memberi kesempatan bagi mereka untuk mendapat nilai lebih saat berwisata di Indonesia.

BACA JUGA: PHRI & Kemenpar Luncurkan Program Jakarta Ramadan Hot Deals

Hal itu pun juga dimanfaatkan oleh Hariyadi lewat program Hot Deals yang merupakan kerjasama antara PHRI dan Kemenpar.

"Kita punya paket-paket Hot Deals menjadi jauh lebih menarik. Sudah kita harganya Hot Deals, ditambah lagi ada pelemahan Rupiah, jadi ini menurut saya sisi positif untuk mengejar," terang Hariyadi.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir Staf Ahli Menteri Pariwisata bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata, Anang Sutono. Diungkapkan olehnya, pihak Kemenpar akan mendukung program Hot Deals tersebut.

"Saya percepat program Hot Deals yang tadi saya sudah lakukan mapping di milestones," ujar Anang.

Seperti diungkapkan oleh Hariyadi dan Anang, penguatan Dolar AS terhadap Rupiah bisa dilihat positif dari sisi pariwisata.

"Jadi saya mau ngasih message, kalau dibalik dinamika ini ada sesuatu yang positif untuk pariwisata kita. This is the good time untuk kita promosi," tutup Hariyadi.

BACA JUGA: Dolar AS Tembus Rp 14.000, Apa Dampaknya ke Pariwisata RI? (rdy/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
d'Traveler Jelajahi Indonesiamu

Menikmati Pesona Karimunjawa

Selasa, 21 Agu 2018 13:10 WIB

Karimunjawa di lepas pantai Jepara, Jateng memiliki hamparan pasir putih dan lautan yang eksotis. Senjanya juga sangat memukau!

d'Traveler Jelajahi Indonesiamu

Tak Cukup Sekali ke Lovina

Selasa, 21 Agu 2018 11:05 WIB

Lovina punya segala pesona. Pantai di Bali ini punya sunset cantik, keramahan penduduk dan lumba-lumba di tengah lautan. Tak cukup sekali ke sana.