Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 06 Jun 2018 18:11 WIB

TRAVEL NEWS

Strategi Kemenpar Gaet Wisatawan Pada Momen Mudik

Johanes Randy Prakoso
Redaksi Travel
Foto: Menpar Arief Yahya dalam acara buka bareng Forwapar di Hotel Ayana Mid Plaza (Randy/detikTravel)
Foto: Menpar Arief Yahya dalam acara buka bareng Forwapar di Hotel Ayana Mid Plaza (Randy/detikTravel)

FOKUS BERITA

Ide Wisata Mudik 2018
Jakarta - Sekitar 20 juta wisnus akan melakukan mudik ke kampung halaman di momen Lebaran. Kemenpar pun punya strategi untuk menggaet wisnus hingga wisman di momen mudik.

Diungkapkan oleh Menpar Arief Yahya saat acara buka bareng Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Hotel Ayana Mid Plaza Jakarta, Rabu (6/6/2018), bahwa momen mudik menjadi waktu pergerakan bagi wisnus ke sejumlah destinasi di Indonesia.

"Pergerakan wisnus 20 juta yang mudik. Yang awal 20 juta, khusus Lebaran Ramadan naik 30 juta. Sama sekali tidak ada masalah, mereka mudik tanpa disuruh," ujar Arief.

Memanfaatkan momen tersebut, Arief pun menjelaskan kalau ia punya sejumlah strategi untuk menggaet wisnus. Salah satu caranya lewat program Pesona Mudik 2018 yang didukung oleh rekan Generasi Pesona Wisata (Genpi) dan para artis berpengikut jutaan yang di-endorse oleh Kemenpar.

"Pesona mudik 2018 menemani rekan-rekan, ada teman-teman Genpi yang bisa memberi tahu apa saja yang mau kamu tahu, kuliner, top 10 destinasi, top 10 event di masing-masing kota," ujar Arief.

BACA JUGA: 6 Pertanyaan Penting Soal Mudik Lewat Pantai Selatan Jawa

Selain memanfaatkan Genpi yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, Kemenpar juga diketahui menggandeng sejumlah artis kenamaan dengan pengikut jutaan untuk mempromosikan destinasi di Indonesia. Sebut saja Prilly Latuconsina yang berpengikut 20 juta orang di Instagram.

Sedangkan untuk wisman, dijelaskan oleh Arief kalau momen Lebaran menjadi waktu low season. Untuk wisman dari Malaysia misalnya, mereka tidak bepergian dan cenderung wisata di dalam negeri seperti orang Indonesia. Untuk itu, Arief menawarkan program hot deal.

"Jumlah wisman turun, dari Malaysia misalnya. Sama kayak Indonesia, gak traveling. Makanya kita buat Hot Deal Ramadan," ujar Arief.

Program Hot Deal merupakan upaya kerjasama berupa pemberian paket potongan diskon bagi wisatawan antara pihak Kemenpar dan pelaku pariwisata seperti hotel dan maskapai. Program ini diharapkan bisa menarik kunjungan wisman saat momen low season seperti sekarang.

BACA JUGA: Rekomendasi Tempat Wisata di Banyuwangi Buat Libur Lebaran

(rdy/aff)

FOKUS BERITA

Ide Wisata Mudik 2018
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED