Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 22 Jun 2018 14:50 WIB

TRAVEL NEWS

Duh! ABK Kapal Feri Buang Sampah ke Laut, PT ASDP Akui Kesalahan

Shinta Angriyana
Redaksi Travel
Ilustrasi kapal ferry (dikhy sasra/detikFoto)
Ilustrasi kapal ferry (dikhy sasra/detikFoto)
Jakarta - Beredar sebuah video 2 anak buah kapal (ABK) KMP Kuala Batee 2 membuang sebuah sampah plastik ke laut. PT ASDP mengakui hal tersebut dan akan menindak tegas.

Dalam video yang viral tersebut, terlihat dua orang pria di atas kapal berbincang di salah satu sudut dek. Kemudian, salah satu ABK membuah kantong plastik hitam besar berisi sampah dari dek kapal ke laut. Diketahui, rute kapal tersebut berangkat dari Bangka menuju Palembang.

KMP Kuala Batee 2 yang dinaungi oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pun membenarkan kejadian tersebut. Dalam rilis yang diterima detikTravel, Jumat (22/6/2018) PT ASDP meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Sehubungan dengan beredarnya video crew yang membuang sampah ke laut di KMP Kuala Batee 2 rute Bangka-Palembang, dengan sangat menyesal kami menyatakan bahwa memang benar awak tersebut adalah karyawan kami. Untuk itu, kami mohon maaf atas kejadian ini," ujar Imelda Alini, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia.

Karena hal tersebut, PT ASDP juga akan menindak tegas 2 kru kapal yang melakukan pencemaran lingkungan ini. Dua awak kapal tersebut diketahui baru bekerja selama 4 bulan terakhir.



"Kami menyadari tindakan yang dilakukan oleg awak kapal kami merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Untuk itu, kami akan menindak tegas dan memberi sansksi kepada awak kami yang baru bergabung selama 4 bulan terakhir," tambahnya.

Untuk dapat menghindari hal serupa, PT ASDP juga akan meningkatkan pengawasan untuk melaksanakan prosedur operasional sesuai dengan yang ditentukan.

"Kejadian ini juga akan menjadi pelajaran berharga bagi kami dalam meningkatkan pengawasan dan memastikan para awak kapal kami melaksanakan prosedur operasional dengan benar sehingga hal yang sama tidak akan terjadi lagi di kemudian hari. Selain itu, kami juga akan terus memastikan seluruh awak kapal kami mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan penyebrangan," pungkasnya

(sna/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED