Hal itu pun diungkapkan oleh Arief di depan Menkumham Yasonna Laoly sebagai putra daerah Nias saat peluncuran Festival Ya'ahowu Nias 2018 dan World Surfing League Nias Pro 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Senin malam (25/6/2018).
"Target dan apa yang harus dilakukan oleh Nias? Cultural natural gak khawatir, amenitas homestay dan bangunnya gak sesusah bangun hotel. Critical hanya 1, akses ke Nias," ujar Arief dalam pidato sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyuwangi dan Silangit pun diambil oleh Arief sebagai perbandingan. Dikatakan Arief, Banyuwangi disebut tumbuh lebih dari 300 persen. Silangit juga dari 2017 tumbuh 3 kali lipat, PAD samosir tumbuh 80%. Semua berkat kehadiran bandara, apalagi Silangit yang sudah menyandang status bandara internasional.
"Apa yang harus dilakukan saya bilang ke Menhub, Bandara Binaka. Harus punya internasional airport. Kalau mau fight untukk Nias, perjuangkan bandaranya," jelas Arief.
Tonton juga video: 'Kerennya Festival Balon Udara di Wonosobo!'
(bnl/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru