Dilansir detikTravel dari BBC, Selasa (10/7/2018), Cedella Roman (19) adalah traveler asal Prancis yang datang ke British Columbia, Kanada untuk mengunjungi ibunya. Pada 21 Mei lalu ia memutuskan untuk jogging sambil melewati kawasan pantai yang indah.
Roman berlari santai lewat jalan tanah seiring dengan air laut yang mulai pasang. Dia juga sempat foto-foto sebentar sebelum akhirnya akan kembali ke rumahnya lewat jalan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita Prancis ini pun dianggap masuk ke wilayah AS tanpa izin. Roman kemudian dibawa ke Tacoma Northwest Detention Center, yang lokasinya 220 km dari tempatnya jogging. Roman mulai menyadari bahwa masalah ini serius dan menangis.
Awalnya ia mengira hanya akan diberi peringatan atau denda dan kemudian boleh pergi, tapi ternyata Roman harus ditahan. Perempuan itu ditahan dalam sebuah ruangan dengan 100 orang lainnya.
BACA JUGA: Telanjang Dada dan Nyeker di Kota Ini Bisa Didenda Jutaan Rupiah
Tonton juga video 'Mencari Harapan di Perbatasan Amerika Serikat'
Sampai akhirnya ibunda Roman datang membawa paspor dan surat izin kerjanya. Namuan Roman tak bisa langsung pergi sampai imigrasi Kanada mengonfirmasi kalau ia diizinkan kembali ke negara tersebut.
Akhirnya pihak imigrasi Kanada dan AS sepakat Roman diperbolehkan kembali ke Kanada. Dia pun bebas setelah ditahan sekitar 2 minggu.
Juru bicara US Customs and Border Protection (CBP) mengatakan bahwa siapapun yang melewati perbatasan dan masuk ke AS tanpa izin lewat gerbang masuk yang tidak resmi, meskipun secara tidak sengaja, dianggap melanggar hukum dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku.













































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'