Menurut Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Sudiyono, data pendaki yang masuk tanggal 27 dan 28 Juli 2018 berjumlah 820 orang. Rinciannya 617 wisman dan 203 wisnus. Setelah gempa, sebanyak 554 pendaki sudah turun.
Namun hingga Minggu malam, 266 pendaki diduga masih ada di kawasan Taman Nasional. Mengevakuasi mereka juga bukan perkara gampang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain masalah longsor, banyak porter yang trauma karena gempa dan keluarganya menjadi korban gempa. Padahal, keberadaan para porter dibutuhkan untuk evakuasi karena mereka mengenal medan.
"Mitra medis kami dari Edelweiss Medical Health Center (EMHC) belum bisa masuk melakukan evakuasi dikarenakan para guide dan porter dari Sembalun yang biasa ikut terlibat masih trauma dan banyak dari keluarganya yang mengalami musibah," imbuhnya.
Pihak TNGR, Polri, TNI, BPBD, Basarnas dan pemda setempat sudah membentuk posko evakuasi di Sembalun. Tim sudah bergerak sejak Minggu malam kemarin.
266 Pendaki Masih Terjebak di Gunung Rinjani Pasca Gempa 6,4 SR
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh