Pendakian ke Gunung Rinjani Masih Ditutup, Tapi...

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pendakian ke Gunung Rinjani Masih Ditutup, Tapi...

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Rabu, 01 Agu 2018 22:35 WIB
Pendakian ke Gunung Rinjani Masih Ditutup, Tapi...
ilustrasi pendaki Gunung Rinjani (Masaul/detikTravel)
Lombok Timur - Pendakian ke Gunung Rinjani masih ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Pendaki yang ada di Pulau Lombok diimbau mencari alternatif destinasi selain mendaki.

Apa yang kata Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNG)?

"Kami minta maaf pelayanan pendakian. Kami mementingkan keselamatan pengunjung. Kita usahakan yang terbaik secepatnya," kata Sudiyono dalam sambungan telepon dengan detikTravel, Rabu (1/8/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua yang dilakukan BTNGR kata Sudiyono masih tergantung dengan prakiraan kondisi alam selanjutnya. Namun begitu pihaknya menyarankan agar para pendaki atau wisatawan yang terlanjur di Pulau Lombok untuk pergi ke destinasi lain, seperti air terjun.

"Pembukaan jalur pendakian dan perbaikan fasilitas di Gunung Rinjani tergantung kondisi alam. Mohon pendaki-pendaki ini bisa mencari alternatif solusi di sekitar Rinjani yang seperti air terjun," jelas Sudiyono.

"Yang jelas ada banyak air terjun di sekitar Basecamp Senaru. Ada banyak wisata alamnya," ucap dia.



Sebelumnya, Nusa Tenggara Barat memasuki masa tanggap darurat selama 7 hari pasca gempa. Sejumlah kerugian juga kerusakan ada di kawasan Gunung Rinjani.

"Secara materi belum mengukur seberapa besar. Tapi dari segi fisik secara alam banyak mengalami perubahan. Beberapa bukit longsor, jalan-jalan dan lain-lain fasilitas pendaki tertutup dan beberapa tangga jembatan dilaporkan mengalami keruskan," ucap Sudiyono.

"Saat ini sampai dengan hari Minggu masuk dalam masa tanggap darurat. Kami masih memantau perkembangan dan tadi masih ada gempa susulan," imbuh dia.

Lebih lanjut, pihak TNGR masih menunggu perkembangan untuk perbaikan jalur dan fasilitas yang ada di Gunung Rinjani. Mereka akan bergerak jika keadaan memang dianggap sudah benar-benar aman. (msl/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads