Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 08 Agu 2018 14:50 WIB

TRAVEL NEWS

Mengenal Pulau Rinca yang Lagi Ramai Dibicarakan

Afif Farhan
Redaksi Travel
Pulau Rinca di Taman Nasional Komodo (Faela Shafa/detikTravel)
Pulau Rinca di Taman Nasional Komodo (Faela Shafa/detikTravel)
Labuan Bajo - Pulau Rinca di wilayah Taman Nasional Komodo lagi santer dibicarakan, karena adanya pembangunan akomodasi di sana. Mari kenali pulau ini lebih dekat.

Baru-baru ini, ramai-ramainya hastag #savekomodo di media sosial. Sebabnya, disinyalir ada beberapa pembangunan akomodasi seperti resort dan hotel di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT.

Tepatnya, pembangunan ini rencananya dibangun di Pulau Rinca. Salah satu pulau yang sudah dikenal sebagai habitatnya komodo. Namun belum ada kepastian apakah proyeknya kembali dijalankan, karena banyak pihak yang menentangnya

BACA JUGA: Tanggapan Penduduk Pulau Komodo Soal Isu di Taman Nasionalnya

detikTravel pernah beberapa kali berkunjung ke Pulau Rinca. Pulau ini merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan di Taman Nasional Komodo. Cukup 2 jam naik kapal dari Labuan Bajo.

Pulau Rinca merupakan zona inti taman nasional, sesuai Peta Zonasi Taman Nasional Komodo. Memang, pulau seluas 190-an km persegi ini adalah habitat asli komodo Si Naga Purba.

Komodo di Pulau Rinca (Agung Pambudhy/detikTravel)Komodo di Pulau Rinca (Agung Pambudhy/detikTravel)


Meski begitu, Pulau Rinca dihuni oleh dua kampung yang jumlah penduduknya kalau ditotal sekitar 1.000-an orang. Dua kampung itu bernama Kampung Rinca dan Kampung Karora, yang mana lebih banyak penduduknya di Kampung Rinca.

Bagaimana kehidupan penduduk di Pulau Rinca? Mereka kebanyakan bermatapencaharian sebagai nelayan. Usut punya usut, penduduk di Pulau Rinca sudah lebih dulu ada dibanding Taman Nasional Komodo itu sendiri.

Penduduk Pulau Rinca juga menggantungkan hidup lewat pariwisata (Afif Farhan/detikTravel)Penduduk Pulau Rinca juga menggantungkan hidup lewat pariwisata (Afif Farhan/detikTravel)


Wisatawan pun bisa mampir ke kampung-kampungnya. Bertemu dengan penduduknya yang ramah, yang rasanya sudah terbiasa hidup dengan komodo. Rumahnya saja dibuat seperti model rumah panggung.

Lewat pariwista juga, orang-orang di Pulau Rinca hidup. Ada yang jadi guide, menyewakan boat dan menjual makanan sampai menyewakan rumahnya sebagai homestay.

Rumah-rumah penduduk di Pulau Rinca (Afif Farhan/detikTravel)Rumah-rumah penduduk di Pulau Rinca (Afif Farhan/detikTravel)


Balik lagi soal habitat komodo, ternyata ada beberapa perbedaan antara komodo yang hidup di Pulau Komodo dan di Pulau Rinca. Asal tahu saja, komodo di Pulau Rinca lebih agresif dibanding yang ada di Pulau Komodo.

Komodo di Pulau Rinca lebih agresif (Kurnia/detikTravel)Komodo di Pulau Rinca lebih agresif (Kurnia/detikTravel)


Hal itu dikarenakan cuaca di Pulau Rinca yang cukup terik dan konturnya didominasi padang savana. Kasus ranger diserang komodo lebih banyak di Pulau Rinca dibanding di Pulau Komodo.

Tapi, komodo di Pulau Komodo ukurannya lebih besar dibanding di Pulau Rinca. Tak ayal, sebabnya lebih banyak mangsa bagi komodo di sana karena pulaunya didominasi hutan yang lebat. Lebih banyak rusa dan hewan-hewan lainnya sebagai santapan komodo.

BACA JUGA: Menteri Pariwisata: Kita Pelajari Dulu Isu di Komodo

Jarak Pulau Rinca dan Pulau Komodo tidaklah berjauhan. Pintu masuk di Pulau Rinca adalah Loh Buaya, sedangkan di Pulau Komodo adalah Loh Liang.

Pulau Rinca jadi tempat yang asyik buat trekking. Siap-siap dibikin terbuai oleh panorama alamnya dan melihat komodo dari dekat. Pulau Rinca yang liar nan sungguh indah.

Pulau Rinca yang indah, siapa yang tidak jatuh hati dengan keindahannya (Pradikta Kusuma/d'Traveler)Pulau Rinca yang indah, siapa yang tidak jatuh hati dengan keindahannya (Pradikta Kusuma/d'Traveler)
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED