Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 15 Agu 2018 18:15 WIB

TRAVEL NEWS

Recovery Pasca Gempa Lombok, Menpar Pantau Pergerakan Wisatawan

Akfa Nasrulhaq
detikTravel
Foto: (Ardian Fanani/detikTravel)
Foto: (Ardian Fanani/detikTravel)
Jakarta -
Menteri Pariwisata Arief Yahya terus memantau pergerakan wisatawan dan menjaga Akses, Amenitas dan Atraksi yang disebut 3A. Hal itu dilakukan karena saat ini masih dalam rangka pemulihan (recovery) pariwisata yang ada di Lombok karena dampak gempa beberapa waktu yang lalu.

Namun secara khusus Arief memuji langkah cepat Presiden Jokowi yang telah meninjau dan menginstruksikan langsung beberapa keputusan darurat untuk recovery di masyarakat, seperti rumah sakit, perumahan, infrastruktur dasar dan utilitas dasar. Arief menilai langkah tersebut dapat mempercepat proses pemulihan khususnya di bidang pariwisata.

"Itu akan mempercepat ekosistem pariwisata di destinasi Lombok, sebagai satu dari 10 Bali Baru," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (15/8/2018).

Menurut Arief, industri pariwisata tidak bisa berdiri sendiri, bahkan mengenai konsep 3A tersebut harus melibatkan beberapa pihak lain. Seperti airlines, airport, authority, security, healty and hygiene, environment sustainability, ICT dan lainnya.

"Itu semua disentuh Pak Presiden Jokowi, terima kasih banyak, impactnya besar," ungkap Arief.

Arief sering menyebut Solid, Speed, Smart, 3S yang sudah ditetapkan menjadi corporate culture Kemenpar. Penanganan bencana Lombok ini termasuk solid, speed, smart. "Kompak, cepat, tepat sasaran," katanya Arief.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meninjau langsung RSUD Tanjung yang berada di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/8/2018).

Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.

Jokowi dan rombongan berjalan kaki ketika melakukan peninjauan karena letaknya berdekatan dengan tenda Presiden yang berada di halaman RSUD Tanjung. Dalam perjalannya, tampak bangunan rumah sakit yang rusak karena dampak gempa lombok tersebut.

Setelah meninjau RSUD Tanjung, Jokowi dan rombongan menuju halaman Polsek Pemenang, Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat dengan berkendaraan mobil. Ketika melewati Pasar Tanjung, mobil yang ditumpangi Jokowi berhenti dan ia langsung meninjau bangunan pasar yang rusak terkena gempa.

Dalam peninjauan RSUD Tanjung dan Pasar Tanjung, Presiden menginstruksikan kepada Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono segera dilakukan perbaikan. "Kami akan mulai perbaikan minggu ini," ucap Basuki.
(ega/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED